Senin, 11 September 2017

Apa Rahasia dan Keutamaan Shalawat Al Fatih?

Bacaan Shalawat Al Fatih

DutaIslam.Com - Banyak sekali sighat shalawat nabi. Salah satunya yang terkenal adalah shalawat Al Fatih. Shalawat Al Fatih dalam banyak keterangan memiliki keutamaan-keutamaan. Ia adalah shalawat pembuka rahasia-rahasia.

Berikut beberapa keutamaan shalawat Al Fatih yang dihimpun redaksi dutaislam.com:

1. Terhindar dari siksa api neraka

Man shallaa bihaa marratan waahidatan fi 'umrihi laa yadkhulunnaar.

(Barangsiapa membaca Shalawat Al-Fatih satu kali seumur hidupnya, maka tidak akan masuk neraka)
2. Lebih utama dari slalawat-shalawat lain

Al-Marratu minhaa ta'dilu 'asyrata aalaafin, wa qiila: sitta miati alafin".

(Satu kali membaca Shalawat Al-Fatih sebanding dengan membaca shalawat lain sepuluh ribu kali. Dan, menurut pendapat minoritas ulama enam ratus ribu kali)
3. Diterimanya taubat

Man daawama 'alaihaa arba'iina yawman taaballaahu 'alaihi min jami'idz dzunuubi".

(Barangsiapa merutinitaskan membaca Shalawat Al-Fatih selama empat puluh hari, maka Allah akan menerima taubatnya dari segala dosa)
4. Berkumpul dengan Nabi Muhammad

Man talaahaa alfa marratin fi lailatil khamiis awil jum'ati awil itsnaini ijtama'a bin nabiyyi shallallaahu 'alaihi wa sallam, wa takuunut tilaawatu ba'da shalaati arba'i raka'aatin : yaqra'u fil uulaa "Suratal qadri", wa fits tsaaniyati "Az-Zalzalati" kadzaalik, wa fits-tsaalitsati "Al-Kafiruun", wa fir raabi'ati "Al-Mu'awwidzataini".

(Barangsiapa membaca Shalawat Al-Fatih sebanyak seribu kali pada malam Kamis atau malam Jum'at atau malam Senin, maka akan berkumpul dengan Nabi Muhammad SAW. Adapun, bacaan Shalawat Al-Fatih itu dibaca setelah mengerjakan shalat sunnah empat raka'at dengan dua salam. Raka'at pertama setelah Surat Al-Fatihah dibaca Surat Al-Qadr. Raka'at kedua setelah Surat Al-Fatihah dibaca Surat Az-Zalzalah. Raka'at ketiga setelah Surat Al-Fatihah dibaca Surat Al-Kafirun. Dan, raka'at keempat setelah Surat Al-Fatih dibaca Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas)
___Keterangan dari kitab "Afdholush Shalawat" karya Syeikh Yusuf Isma'il An-Nabhani (1265-1350 H. / 1849-1932 M.) halaman 139-140, cetakan "Darul Kutub Al-Islamiyyah", Kalibata - Jakarta Selatan)

Dzikir Sunan Ampel dan Shalawat Al-Fatih
Bismillaahir Rahmaanir Rahiim
Bismillaahi rabbiyallaah. Hasbiyallaah. Tawakkaltu 'alallaah. Wa'tashamtu billaah. Fawwadhtu amrii ilallaah. Maa syaa Allaah. La quwwata illa billaah.

(Dengan nama Allah.Tuhanku adalah Allah. Dzat yang memberikan kecukupan kepadaku adalah Allah. Aku pasrahkan diriku kepada Allah. Dan, aku mohon pemeliharaan diri kepada Allah. Aku pasrahkan urusanku kepada Allah. Maa syaa'allaah. Tidak ada kekuatan kecuali Allah).

Berikut bacaan shalawat Al Fatih:





Allaahumma shalli wa sallim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammadinil Faatihi limaa ughliqa wal khaatimi limaa sabaq, wan naashiril haqqi bil haq, wal haadi ilaa shiraatikal mustaqiim. Shallallaahu 'alaihi wa 'alaa aalihi wa ashhaabihi haqqa qadrihi wa miqdaarihil 'azhiim.

(Ya Allah ! Limpahkanlah rahmat, keselamatan, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, yang membuka segala sesuatu yang terkunci, yang menjadi penutup segala sesuatu yang dahulu, yang menjadi penolong kebenaran dengan hak, dan yang memberikan petunjuk kepada jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada beliau, keluarga dan sahabat-sahabat beliau dengan haknya pangkat dan kedudukan beliau yang agung ! ).

Tapi harus diingat, apapun amalan yang kita lakukan tak akan berfaedah jika tidak dilakukan dengan ikhlas, istiqomah dan penuh keimanan kepada Allah. Semoga kita demikian. Amin. [dutaislam/ed/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini