Rabu, 20 September 2017

NU Difitnah Pro PKI Karena Tak Ikut Aksi 65 di LBH, Nitizen: Lho, Kok "Seenak Udele"

Foto: Istimewa

DutaIslam.Com- Sebuah sindiran keras tapi kocak diposting nitizen mengomentari fitnah Nahdatul Ulama (NU) Pro PKI karena tak ikut aksi pelurusan sejarah 65 di LBH Jakarta, Senin (18/09/2017) lalu.

"Kakak ganteng.... dan .....Kakak cantik sini deh.... Dik Kipli kasih tahu pelan-pelan.......Gini loh, Kak, sebelum kakak, bahkan jauh sebelum ormas-ormas yg suka teriak ganyang PKI itu lahir, NU sudah berdiri paling depan dalam menghadapi PKI," demikian komentar nitizen di medsos sebagaimana dikirim Cyber DutaIslam.com Eko Priyono, Rabu (20/09/2017) malam.

Dalam komentar yang berjumlah empat pragraf itu, nitizen lantas menampar pemfitnah NU dengan ungkapan keras dan menohok, “Lho kok kakak Seenak Udele mengatakan NU Pro PKI,” katanya.

Agar tidak terjebak fitnah yang ngawur itu, nitizen yang satu ini lantas memberi saran kepada tukang fitnah agar lebih jeli membaca sejarah dari berbagai sudut pandang.

“Saran untuk Kakak dari Dik Kipli yang baik hati ini, banyak-banyaklah baca sejarah dari berbagai sudut. Pasti deh kakak pinter dalam menilai NU. Tidak asal "nyocot" tanpa mengerti pijakan,” katanya.


Baca: [Melawan Lupa] Pembantaian Guru Ngaji: Spanduk-spanduk DDII, Republika, dan Isu PKI
 
Beikut komentar lengkap, cerdas, dan menohok tersebut:

Kakak ganteng.... dan .....Kakak cantik sini deh.... Dik Kipli kasih tahu pelan-pelan.......Gini loh, Kak, sebelum kakak, bahkan jauh sebelum ormas-ormas yg suka teriak ganyang PKI itu lahir, NU sudah berdiri paling depan dalam menghadapi PKI. Banyak dari Kyiai NU yang terluka dan terbunuh. Banyak santri NU yang kehilangan nyawa. Pengorbanan NU dalam menumpas PKI tidak akan pernah dilupakan dalam sejarah berdirinya NKRI ini.
Screenshot komentar nitizen soal tuduhan NU pro PKI

Loh, kok kakak "seenak udele" mengatakan NU Pro PKI. Kalau sampaen sekarang begitu jantan berteriak ganyang PKI.. bunuh PKI, ya karena PKI sudah tidak ada, walaupun ada juga ibarat semut yang gampang kalian injak atau sentil kok. Coba jika teriakan kakak itu, kakak suarakan ketika dulu PKI masih jaya sekitar tahun 1955-1965. Dik Kipli jamin kakak sudah pasti kencing di celana. Teriakan lantang kakak itu, sudah diteriakan oleh NU bukan hanya dengan suara tapi dengan aksi yg nyata.

Jadi plissss deh, Kakak.... Jangan suka bicara ngawur. NU itu ibarat veteran perang yang sukses dalam menghadapi PKI. NU lebih tahu cara menghadapi PKI, itu pun jika mereka berani muncul kembali. Jangan pernah ajari NU menyatakan sikap terhadap PKI. Semua sudah jelas, kok Kak.

Oh iya saran untuk Kakak dari Dik Kipli yang baik hati ini, banyak-banyaklah baca sejarah dari berbagai sudut. Pasti deh kakak pinter dalam menilai NU. Tidak asal "nyocot" tanpa mengerti pijakan.

Gitu aja ya kakak..selamat belajar membaca
[dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post

1 komentar:

Camkan wahai manusia !!! Zaman ini merupakan zaman yang berat bagi pemeliharaan iman, utamanya bagi org-org awam. Serangan yang bisa meruntuhkan iman datang dari berbagai arah, sementara ahli-ahli agama disibukkan oleh perbedaan pendapat yg menjurus pada perselisihan dan pertengkaran. Kelompok-kelompok agama yg dulu terkenal dgn kesolidannya sekarang mulai tampak terbelah, tdk lagi solid seperti dulu. Tanda apa ini? Seharusnya kita semua mulai berdzikir, berdo'a, berfikir, merenung, introspeksi diri dan berhenti menjelek-jelekkan org lain.

POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini