Dutaislam.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1439 H. Kamis, 21 September 2017

  • [Na'udzubillah] Bahkan Orang yang Sudah Wafat Pun Diserang Oleh Wahabi

    Admin: Dutaislam
    Dimuat: Rabu, 13 September 2017
    A- A+
    Foto: delikpantura.com 
    DutaIslam.Com - Kabar meninggalnya Walikota Pekalongan entah kenapa menjadi bulan-bulanan kelompok Wahabi. Bukan hanya orang yang masih hidup diserang, orang yang sudah wafat pun masih diserang oleh mereka. Lihat di portal-portal berita mereka seperti portal-islam.id. Na'udzubillah.

    "Viral!!! Walikota Pekalongan dari PDIP Mati Mendadak Setelah Segel Masjid dan Doa Seorang Ustadz yang Telah Dizalimi," begitu judul berita di portal-islam.id (13/09/2017).

    Padahal, berdasarkan penjelasan ketua FPI Pekalongan sendiri, bahwa Masjid Al-Arqom itu tidak disegel, tidak ada satupun penyegelan Masjid di Kota Pekalongan. Kok kelihatannya bertentangan dengan berita portal-islam.id yah? Ini link beritanya: http://infosekitarpekalongan.com/fpi-tidak-ada-penyegelan-masjid-di-pekalongan/

    Setelah redaksi Dutaislam.com mencoba mengamati status masjid tersebut, penting diperhatikan bahwa Masjid Al-Arqom tersebut disegel pembangunannya karena tidak mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Indonesia ini negara hukum! (eh, mereka mengakui Indonesia nggak yah?)

    Ibarat mau bikin rumah saja kita harus ada IMB apalagi rumah ibadah yang berpotensi menimbulkan 'keresahan', ibarat mau bikin Gereja di lingkungan desa mayoritas muslim yo pasti ditentang daripada ribut di kemudian hari. Ini demi kemashlahatan bersama, bukan mencak-mencak sak penak udele dewe.

    Ini link berita yang menunjukkan bahwa pembangunan di Masjid Al-Akrom Pekalongan membuat resah warga setempat: http://www.delikpantura.com/pembangunan-masjid-al-arqom-karapyak-pekalongan-disegel-satpol-pp/

    Ada-ada saja kelakuan mereka yang bikin ngelus dada. Emang mereka tahu kondisi orang setelah wafat? Lha wong ziarah saja mereka katakan bid'ah. Astaghfirullah. [dutaislam.com/gg]

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR:

    1 komentar:

    Sebut sebut Wahabi, kayak tau aja. Baca donk sejarah jangan asal ngomong, memalukan!!!!!