Senin, 11 September 2017

Komitmen Laskar Santri Nusantara dalam Menumbuhkan Jiwa Mandiri Organisasi dan Anggota


DutaIslam.Com - Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) Jawa Tengah Laskar Santri Nusantara (LSN) menyelanggarakan Konsolidasi Wilayah dengan mengangkat tema “Penguatan Struktur serta Menumbuhkan Jiwa Mandiri Organisasi dan Anggota” pada Sabtu-Minggu (09-10/09/2017).

Dalam kegiatan yang digelar di Pondok Pesantren Al Huda Petak, Susukan, Kab Semarang, tersebut menitik beratkan pada substansi tema yaitu Pemberdayaan Organisasi dan Anggota.

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Laskar Santri Nusantara (LSN) Didik Setiawan, KH. M. Maghfur pengasuh Ponpes, dan tokoh masyarakat ini merupakan ajang silaturrahmi mengokohkan loyalitas dan soliditas antara Pengurus DKW LSN Jateng dan DKC LSN se Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini Didik menyampaikan betapa pentingnya seorang santri dan alumni memperluas wawasan dalam hal kewirausahaan, seorang santri harus menjadi agen of change baik itu dalam pendidikan, politik,  dan ekonomi. "Santri harus berani keluar dari zona nyaman untuk tidak hanya sebatas menjadi pegawai aparatur Negara dan karyawan swasta, tetapi harus berani menjadi seorang wirasuaha sukses," kata Didik.

Para santri dan alumni, lanjutnya, harus mampu menjadi counter attack tindakan radikal dari kelompok garis keras, serta sebagai agen perdamaian dan mengkampanyekan pesan-pesan damai di masyarakat.

Ketua umum dan tim wirausaha santri LSN juga memberikan pelatihan langsung ke anggota dan pengurus dengan bukti memberikan peralatan kewirausahaan dan melatih packaging yang sebelumnya produk di bungkus alakadarnya, tapi ketua umum merubah bungkus dengan teknologi yang modern dan kreatif.

Maka dari itu dalam kesempatan ini Ketum LSN juga menyerahkan beberapa Mesin siller dan packaging kepada masing-masing region DKC LSN se Jateng.

"Santri harus bisa mandiri, cerdas, kreatif dan menumbuhkan jiwa wirausaha untuk masa depan yang lebih baik, kemakmuran masyarakat, untuk Bangsa Indonesia yang kuat secara ekonomi, serta menanggulangi kemisikinan dan pengangguran," pesannya.

Dalam kesempatan yang sama KH. Maghfur selaku Pengasuh Ponpes Al Huda juga mengapresiasi yang tinggi atas diselenggarakannya kegiatan ini di kompleks ponpes Al Huda. Ia berharap para santri-santri Ponpes mendapatkan ilmu yang manfaat dan bisa mengimplementasikan dilingkungan masing-massing ketika sudah tidak di pesantren lagi. [dutaislam.com/irsyad/gg]]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini