Dutaislam.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1439 H. Kamis, 21 September 2017

  • 33 Kata Mutiara Habib Seggaf Bin Mahdi, Nomor Tiga Resep Jadi Presiden

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Rabu, 13 September 2017
    A- A+
    Foto: Kisah Islami

    Habib Segaf Bin Mahdi adalah pembimbing besar kepada banyak santri untuk senantiasa cinta pada Allah dan Rasul-Nya. Beliau terkenal periang, bersahabat, penuh dengan senyum, dan tak pernah membeda-bedakan siapa saja yang beliau temui.

    Habib Saggaf bin Mahdi lahir di Dompu Nusa Tenggara Barat ( NTB ) Tanggal 15 Agustus 1945. Beliau wafat pada Jum'at, 12 November 2010 M / 5 Dzhulhijjah 1431 H Pada Pukul 09.15. WIB.

    Beberapa pokok pikiran dan nasehat beliau bisa dilihat dari kata-kata mutiara yang  pernah digubah semasa hidupnya. Berikut 33 kata mutiara habib yang dihimpun  dutaislam.com.

    1. “Jangan tunjukan ilmumu di dalam tempat orang berilmu, nanti ketahuan.”

    2. “Fanatik itu bisa merusak fakta sejarah. Fanatik harus berdasar ilmu yang benar.”

    3. “Kalau kamu bisa mengawinkan ilmu pengetahuan dengan al-Quran, kamu bisa jadi presiden.”

    4. “Ilmu itu meyakinkan kita kepada kebesaran dan kekuasaan Allah Swt.”

    5. “Ilmu kalau hanya untuk kepentingan kamu saja, tidak untuk kepentingan orang banyak, itu ilmu setan.”

    6. “Salah yaitu berbuat sesuatu di luar ilmu.”

    7. “Ilmu itu tergantung hatimu, kalau kau buka lebar-lebar hatimu ilmu itu akan masuk.”

    8. “Ilmu itu perhiasan hidup. Contoh hidup harus berilmu dan pengalaman.”

    9. “Ilmu pengetahuan kalau mudharat harus ditinggalkan.”

    10. “Ilmu itu mulianya kepada kamu kalau dihafal.”

    11. “Ilmu pengetahuan tidak akan bertambah kecuali dengan banyak membaca.”

    12. “Ilmu suluk sudah ada sejak dari dulu dan berlaku sampai sekarang (ilmu thariqah).”

    13. “Orang yang paling mulia adalah orang yang punya ilmu dan bisa bekerja.”

    14. “Munculnya ilmu pengetahuan dari falsafah, Islam dari wahyu. Sehingga orang belajar al-Quran dulu baru kemudian belajar falsafah.”

    15. “Orang yang berjalan di jalan Allah Swt., ilmu apapun ia akan dapatkan dengan ridha Allah Swt.”

    16. “Ciri-ciri orang Islam adalah berilmu pengetahuan dan percaya diri.”

    17. “Janganlah pernah merasa malu dengan ilmu yang kamu miliki.”

    18. “Iman itu harus dengan cinta kepada Allah Swt. dan Rasulullah Saw. Untuk derajat dengan iman, amal dan ilmu.”

    19. “Beriman itu sumbernya ikhlas. Sedangkan pokok kehidupan manusia kepada Allah Swt. adalah iman, yang lain itu cabangnya.”

    20. “Kalau orang sering melihat ciptaan Allah Swt. maka akan bertambah keimanannya.”

    21. “Iman lebih dulu daripada Islam.”

    22. “Barangsiapa beriman kepada Allah Swt. dia tidak takut rugi dikurangi kebaikannya dan ditambah dosanya.”

    23. “Derajat iman orang awam adalah iman dengan rasa.”

    24. “Sumber iman adalah Nabi Muhammad Saw. Karena itu syarat penempuhan iman harus ketemu Nabi Muhammad Saw.”

    25. “Iman itu selalu waspada akan perintah dan larangan.”

    26. “Terwujudnya iman yang sempurna apabila hati itu sudah mukhlis (ikhlas), syukur,dan tidak suka membuka rahasia seseorang yang jelek bahkan selalu mendoakannya supaya orang itu mendapat petunjuk.”

    27. “Jika basyariyah hilang dari manusia, maka dia hilang imannya lalu menjadilah ia hayawan dalam wujud manusia.”

    28. “Iman itu di atas yaqin dan percaya.”

    29. “Iman itu pembenaran secara murni, membenarkan yang benar (tasdhiq).”

    30. “Iman baru diterima apabila adanya kepercayaan hati. Sesuatu yang sudah dilihat tidak perlu iman, yang diperlukan iman adalah sesuatu yang tidak terlihat. Karena itu apabila orang sudah melihat hari kiamat iman mereka setelah melihat itu tidak diterima.”

    31. “Hati itu hanya bisa untuk satu masalah. Oleh karena itu kalau lisannya berdzikir tetapi hatinya tidak, itu adalah paling rendahnya iman.”

    32. “Tugas hamba itu adalah menerima secara mutlak ikhlasul iman.”

    33. “Kapan ada dosa? Kalau niatnya tidak baik.” [_dutaislam.com/ed/pin_]

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: