Dutaislam.com mendoakan sukses HUT RI ke-72 pada Kamis Wage, 17 Agustus 2017. NKRI Harga Hidup Dunia Akhirat!

  • Siapa yang Bermain Dibalik Viralnya Ustadz Aswaja yang Kerap Berseberangan dengan NU?

    Admin: Dutaislam
    Dimuat: Kamis, 10 Agustus 2017
    A- A+

    Oleh Evant Gitara

    DutaIslam.Com - Jika kita perhatikan dengan baik dan teliti, sejak munculnya fitnah NUGL (NU garis lurus) yang digawangi oleh Luthfi Bashori, Idrus Ramli dan kawan kawan yang bersikap apriori terhadap struktural PBNU, sepertinya semakin bertambah tokoh Aswaja yang juga ikut ikutan menyerang NU.

    Sebut saja Ustadz Abdul Shomad LC asal Riau, Buya Yahya Cirebon, dan lain lain. Tentunya ini sangat disayangkan. Sebab dari segi amaliyyah dan madzhab, mereka sama dengan NU. Mungkin itu semua dikarenakan belum fahamnya mereka akan konsep dakwah keNU-an.

    Namun pernah kah kita berfikir, mengapa setiap ada sosok figur Ustadz yang statementnya bersebrangan dengan Nahdlatul Ulama, tiba tiba konten mereka langsung viral di media seperti instagram, facebook dan youtube?

    Tak kurang dari angka ribuan viewers dan followers langsung memenuhi akun akun dan fanspage mereka. Ini seperti ada kekuatan berbayar yang memblow up ceramah-ceramah mereka. Terlebih jika ada pertanyaan-pertanyaan dari jamaahnya yang menyinggung soal NU.

    Masih ingatkah anda dengan pertanyaan jamaah Ust.Abdul Shomad tentang "NU yang lurus itu yang bagaimana?" Lalu "apa hukumnya bacaan langgam jawa" yang ditanyakan oleh jamaahnya Buya Yahya pada suatu sesi tanya jawab.

    Maka tak heran bila aktivis muda NU berpendapat bahwa dibalik viral dan ngetopnya ustadz-ustadz yang apriori terhadap NU, diblow up dan dibiayai publishnya di media oleh oknum non aswaja.

    Karena itu semua sejalan dengan visi misi "mereka" yang ingin menyingkirkan NU dari Negara dan memisahkan NU dari jamaahnya, dengan cara menaikkan pamor ustadz ustadz aswaja yang sering bertolak belakang dengan NU.

    Dengan begitu warga NU akan dibuat bingung mana yg benar dan layak diikuti, apakah Ustadz tadi ataukah Kiai-Kiai NU.

    Tentunya dalam hal biaya, mereka tak kekurangan sedikitpun apalagi bila bicara soal menyudutkan Nahdlatul Ulama.

    Inilah yang menjadi visi misi PBNU dalam agenda "Netizen NU" yang menyerukan warganya agar turut aktif dan cerdas dalam bermedsos, supaya tidak mudah dikecoh atau dibodohi framming media abal abal buatan musuh. [dutaislam.com/gg].

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: