Dutaislam.com mendoakan sukses HUT RI ke-72 pada Kamis Wage, 17 Agustus 2017. NKRI Harga Hidup Dunia Akhirat!

  • Media Umat (Tanpa Double M) Menyesatkan Amat

    Admin: Dutaislam
    Dimuat: Kamis, 10 Agustus 2017
    A- A+

    DutaIslam.Com - Bagi warga nahdliyyin yang menggunakan media massa baik tabloid maupun online sebagai bahan bacaan untuk menambah wawasan, diharapkan untuk berhati-hati memilih dan cerdas memilah. Sebab, kini banyak media bajakan/kamuflase yang bertujuan untuk mengelabui dan menyesatkan nahdliyyin.

    Salah satunya adalah Media Umat (tanpa double 'm') yang membajak Media Ummat yang dikelola pengurus NU Malang. Media Umat tanpa double 'm' itu, dalam laman onlinenya menggunakan domain beralamat www.mediaumat.news.

    "Ini ada Media Umat bajakan/kamuflase dari Media Ummat milik nahdliyin yang sudah beredar lama. Gara-gara inilah Media Ummat yang berpusat di Malang sering kena kritik, 'kok medianya sering menebarkan khilafah/ doktrin yang berbeda'," kata Ayik Heriyansyah asal Bandung, dalam sebuah diskusi di Grup Dutaislam.com #01, Rabu (09/08/2017).

    Usut punya usut, lanjut Ayik, ternyata Media Ummat (asli) dibajak oleh HTI dengan nama Media Umat (yang palsu huruf 'm'nya haya satu).

    Yunus Hariadi, anggota grup lain dari Nganjuk juga menyatakan bahwa pada tahun 2008 lalu, Media Ummat yang asli pernah mendatangi kantor redaksi Media Umat (palsu) untuk klarifikasi. "Awalnya mereka (HTI) menggunakaan nama sama (Media Ummat-mirip plek) dan mau merubah namanya serta berjanji tidak akan menebarkan keresahan lagi," paparnya.

    "Ini dulu (Media Umat-tanpa double 'm'), media yang nyebarin potoshop hoax atas nama Gus Dur mangku Aryanti," tambah Rasyid, anggota grup lain. Menyesatkan amat, bukan? [dutaislam.com/gg].

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: