Dutaislam.com mendoakan sukses HUT RI ke-72 pada Kamis Wage, 17 Agustus 2017. NKRI Harga Hidup Dunia Akhirat!

  • Madzhab Akidah Imam Asy'ari Yang Dituduh Sesat Wahabi

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Sabtu, 05 Agustus 2017
    A- A+

    DutaIslam.Com - Andaikata Ustadz Salafi yang mengatakan Madzhab Asy'ari sesat ini hidup di masa Syaikh Ibnu Taimiyah, maka ia akan dilaporkan kepada aparat hukum agar dididik, supaya tidak menjalar kepada yang lain. Disebutkan dalam kitab Ibnu Taimiyah:

    ﺃﻥ اﻷﺷﻌﺮية ﺃﻋﻴﺎﻥ ﺃﻫﻞ اﻟﺴﻨﺔ ﻭﺃﻧﺼﺎﺭ اﻟﺸﺮﻳﻌﺔ اﻧﺘﺼﺒﻮا ﻟﻠﺮﺩ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﺒﺘﺪﻋﺔ ﻣﻦ اﻟﻘﺪﺭﻳﺔ ﻭاﻟﺮاﻓﻀﺔ ﻭﻏﻴﺮﻫﻢ، ﻓﻤﻦ ﻃﻌﻦ ﻓﻴﻬﻢ ﻓﻘﺪ ﻃﻌﻦ ﻋﻠﻰ ﺃﻫﻞ اﻟﺴﻨﺔ، ﻭﺇﺫا ﺭﻓﻊ ﺃﻣﺮ ﻣﻦ ﻳﻔﻌﻞ ﺫﻟﻚ ﺇﻟﻰ اﻟﻨﺎﻇﺮ ﻓﻲ ﺃﻣﺮ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﺟﺐ ﻋﻠﻴﻪ ﺗﺄﺩﻳﺒﻪ ﺑﻤﺎ ﻳﺮﺗﺪﻉ ﺑﻪ ﻛﻞ ﺃﺣﺪ

    "Sesungguhnya Madzhab Asy'ari adalah ahlussunnah itu sendiri, dan mereka adalah penolong Syariah. Mereka berdiri tegak untuk melawan ahli Bid'ah baik dari qodariyah, Syiah rafidhoh dan lainnya. Barangsiapa yang mencela Madzhab Asy'ari maka dia telah mencela ahli sunnah. jika masalah ini dilaporkan kepada pihak yang berwenang dari umat Islam maka wajib baginya untuk mendidik orang tersebut agar orang lain tidak melakukan hal yang sama" (Majmu' Fatawa 6/603)

    Benarkah Imam Abu Hasan Al Asy'ari ini menyimpang dari ajaran Ahli sunah? Tidak benar, Imam Adz-Dzahabi pun menilai beliau Ahli sunah:

    ﻭﺃﺧﺬ ﻋﻨﻪ ﻓﻦ اﻟﻜﻼﻡ ﺃﻳﻀﺎ: ﺃﺑﻮ اﻟﺤﺴﻦ اﻷﺷﻌﺮﻱ، ﺛﻢ ﺧﺎﻟﻔﻪ، ﻭﻧﺎﺑﺬﻩ، ﻭﺗﺴﻨﻦ.

    "Dan diantara yang mempelajari ilmu Kalam dari Ali al-Jubai adalah Abu Hasan Al Asy'ari, lalu dia berbeda pendapat dengan gurunya, kemudian dia menyerangnya dan dia menjadi ahli sunnah" (Siyar A'lam An-Nubala 11/113).

    Imam As-Subki telah mendata para ulama ahli hadits memilih mazhab Asy'ariyah:

    ﻭﻛﺎﻥ ﻳﺬﻫﺐ ﺇﻟﻰ ﻣﺬﻫﺐ ﺃﺑﻲ اﻟﺤﺴﻦ اﻷﺷﻌﺮﻱ . ﻗﻠﺖ ﻭﻫﻮ ﻣﺬﻫﺐ اﻟﻤﺤﺪﺛﻴﻦ ﻗﺪﻳﻤﺎ ﻭﺣﺪﻳﺜﺎ ﺇﻻ ﻣﻦ اﺑﺘﺪﻉ

    "Khotib Al Baghdadi mengikuti mazhab Abu Hasan Al Asy'ari. Saya (As-Suhki) katakan bahwa Mazhab Asy'ari adalah mazhab para ahli Hadis baik yang terdahulu atau yang terkini, kecuali orang yang ahli bid'ah" (Thabaqat Syafi'iyah al-Kubro 4/32).

    Jika memang menilai Madzhab Asy'ari sesat, mengapa masih memakai kitab Fathul Bari Syarah Sahih Bukhari, padahal Al-Hafidz Ibnu Hajar Al Asqalani adalah Asy'ari? Imam Nawawi, Imam Al-Baihaqi dan ratusan ahli hadis lainnya.

    Allah Dan Rasul-Nya Menjamin Mayoritas Muslim Tidak Akan Sesat, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

    اﻥ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻗﺪ ﺃﺟﺎﺭ ﺃﻣﺘﻲ اﻥ ﺗﺠﺘﻤﻊ ﻋﻠﻰ ﺿﻼﻟﺔ (اﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻋﺎﺻﻢ) ﻋﻦ اﻧﺲ.

    "Sungguh Allah telah menyelamatkan umatku untukmu bersepakat di atas kesesatan" (HR Ibnu Ashim. Syekh Albani menilai Hasan)

    Mayoritas Ulama dan umat Islam telah memilih pendapat Imam Asy'ari sebagai cara memahami dalil Qur'an dan Hadits dalam masalah Aqidah. Maka di hadis ini ada jaminan tidak mungkin yang mayoritas ini sesat.

    Salafi yang jumlahnya sedikit selalu berkilah: "Kebenaran tidak pasti bersama mayoritas". Kita jawab: "Kalau Anda tidak menjamin mayoritas itu benar, apalagi tambah tidak ada jaminan yang minoritas pasti benar". [dutaislam.com/gg]

    Ma'ruf Khozin, anggota Aswaja Center PWNU Jatim

    Rubrik:

    hujjah
    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: