Jumat, 18 Agustus 2017

Inilah Makna Merdeka Bagi Tukang Sapu di Sanata Dharma

Foto: Eko, tukang sapu di kampus Sanata Dharma (17/08/2017)
DutaIslam.Com - Saat para civitas academis Universitas Sanata Dharma (Sadar) Yogyakarta melangsungkan upacara HUR RI ke 72, Kamis (17/08/2017), tukang sapu di kompleks kantin di Jl. STM Mrican, Gejayan, Sleman, itu masih sraak-sreek meneruskan pekerjaaannya membersihkan halaman dengan sapu berkuran panjang.

Ratusan peserta upacara yang pagi itu sudah bersiap di lapangan kampus yang hanya berjarak sekitar 15 meter dari tempat dia kerja, tak dihiraukan. Baginya, peringatan hari kemerdekaan menyelesaikan pekerjaan.

Eko (30), nama pengabdi kampus tersebut, mengaku terakhir kali ikut upacara resi HUT RI saat dia masih duduk di bangku sekolah. "Kadang di basketan, atau lapangan," tutur Eko kepada Dutaislam.com, Kamis (17/08/2017).

Kepada Ninik, salah satu peserta Pekan Studi Nasionalisme (PSN) Lembaga Studi Realino Jogja, Eko menerjemahkan makna kemerdekaan dengan tetap setia kepada pemerintah. "Memperingati hari pahlawan, mengenang jasa pahlawan," demikian Eko memaknai HUT RI saat dia tetap bekerja.

Ia juga mengatakan, selama masih bisa bekerja, dia menyebut masih merdeka, "bisa nyapu saja berarti merdeka mas," jelasnya sambil bercanda. Apa makna merdeka menurut Anda? Silakan komen di bawah postingan ini. [dutaislam.com/ab]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini