Selasa, 29 Agustus 2017

Berbahagialah atau Celakalah Gara-gara Medsos

Foto: timesindonesia.co.id 
Oleh Ichwan Ndeso

DutaIslam.Com - Selama bulan September 2016 sampai Mei 2017, menurut survey internet, ada jutaan urajan kebencian dan fitnah beredar di media sosial setiap harinya. Bahkan pernah dalam satu hari ada 50 juta sebaran.

Pihak yang menjadi korban fitnah itu, menurut hasil survey, paling banyak adalah Presiden Jokowi, Gubernur DKI Basuki, lalu Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siradj, tokoh-tokoh NU, Banser, dan beberapa orang yang diidentifikasi sebagai penjaga kebhinekaan dan penganjur kedamaian.

Kini polisi telah membongkar jaringan produsen fitnah dan kebencian tersebut yang bernama SARA Center (SARACEN), dan kita mengenal nama-nama orang di balik organisasi kejahatan yang bergelimang uang tersebut.

Maka bersyukurlah Anda jika tidak menjadi bagian dari tukang fitnah dan penyebar fitnah. Lebih berbahagia Anda jika menjadi orang yang terkena fitnah, karena menurut ajaran agama, barangsiapa yang difitnah akan berpeluang dikurangi dosanya dan diampuni, lalu dosa si korban fitnah ditimpakan kepada yang memfitnah, selain dosa fitnahnya sendiri itu, yang nilainya lebih besar daripada membunuh.

Dan celakalah engkau jika ternyata termasuk dari barisan industri fitnah SARACEN, celakalah kamu jika ternyata termasuk dari penebar fitnah. Sebelum mendapat ampunan dari korban fitnahmu, sebelum ada pemberian maaf, maka sebaran fitnahmu akan menjadikan penghalang bagimu memasuki surga. [dutaislam.com/gg]

Disarikan dari ngaji Senin di kampung kami, subuh tadi.

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini