Minggu, 13 Agustus 2017

Awas! Propaganda Radikalisme

Foto: southfront.org 

DutaIslam.Com - Propaganda kaum radikalis tanpa kita sadari ternyata sudah menyebar di sekeliling kita. Berikut ini propaganda yang berhasil dideteksi:

Propaganda 1:
Orang Syiah diklaim bukan Islam
Orang NU diklaim sebagai Syiah
Orang Wahabi mengaku sebagai Sunni.

Jika propaganda ini berhasil, orang tidak percaya lagi kepada NU, Dan bearti orang Islam di indonesia hanya tinggal 1000 an yakni hanya orang Wahabi, yang lain itu syiah dan bukan islam.

Propaganda 2:
PKI sudah dibubarkan
Pemerintah diklaim sebagai PKI dan kebangkitan Komunis
Radikalis berlagak memerangi PKI.

Jika propaganda ini berhasil, maka kaum radikalis punya alasan membubarkan pemerintahan dan leluasa mengusai negara dengan bantuan tangan orang orang awam.

Propaganda 3:
Negara ini adalah negara thagut
Negara memerangi umat Islam
Pancasila dan garuda adalah berhala
Umat islam jangan menyembah berhala.

Jika propaganda ini berhasil, yang mahasiswa-pun bisa jadi khilafis dan radikalis, yang awam bisa jadi bomber, yang setengah pinter bisa jadi agen hoax dan fitnah.

Lalu apa yang diharapkan? Tujuannya adalah agar negara kacau, jika kacau mereka mulai memerankan aksinya lalu masuk seperti ISIS mengebom apa saja yang dianggap kafir, musyrik dan yang dianggap musuh mereka, untuk, mengejar ilusi mereka 'khilafah'.

Lalu Siapa yang rawan jadi korban propaganda diatas?

1. Orang awam yang belajar agama lewat medsos lalu salah memilih situs dakwah.
2. Mahasiswa negeri yang awam masalah agama, lalu terjebak dalam daurahan kaum khilafis dan radikalis.
3. Ustadz yang baru pegang gadget, lalu masuk ke grup grup dakwah (grup radikal)
4. Artis yang ingin mendadak tampil agamis, agar mendadak dipanggil ustadz dan ustadzah
5. Dokter yang awam namun baru semangat belajar agama di masa dewasa, ia masuk ke situs situs dakwah namun salah memilih situs. (Baca: Kumpulan Situs Islam Radikal dan Hoax yang Dihimpun Tim Cyber)
6. Wanita dewasa yang baru semangat belajar agama.
7. Jamaah masjid perkotaan yang pengurusnya jarang dari kampung tersebut
8. Para barisan sakit hati (bisa sakit hati ke negara atau ormas NU)
9. Anak-anak yang diasramakan di pondok berhaluan Wahabi biasanya asrama tahfidz via ajaran Wahabi
10. kaum yang biasa bawa pentung juga rawan terkena jebakan virus propaganda ini, sebab dalam otaknya sudah ada bibit radikalis. [dutaislam.com/gg]

#NU_Cyber_troops

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini