Sabtu, 22 Juli 2017

Yang Bilang KH. Abdullah bin Nuh Cianjur HTI, Mungkin Dia Kurang Referensi

DutaIslam.Com - Entah kesepian atau apa, pendukung HTI berani-beraninya mencatut nama Ulama Nusantara KH. Abdullah bin Nuh Cianjur dikatakan berperan banyak dalam penyebaran HTI. Statement itu pun dibantah oleh Nanal Ainal Fauz dalam status facebooknya.

"Ada yang bilang KH. Abdullah bin Nuh Cianjur berperan banyak dalam penyebaran Hizbut Tahrir di Indonesia. Yang beranggapan seperti itu mungkin kurang referensi. Coba baca syair-syair nasionalisme gubahan beliau berikut. Diwan Mama Abdullah bin Nuh yg dikumpulkan oleh Ust Ikhwan Hakim," jelasnya di akun Nanal Ainal Fauz, (21/7)

Ini di antara foto yang diupload:



Nanal juga menyebut, KH. Abdullah bin Nuh Cianjur juga menulis sya'ir yang berjudul "Ana Muslim Sunni Syafi'i". Berikut ini fotonya berdasar komentar akun Si Gurih yang lebih jelas:

Kemudian Nanal juga sempat ziarah ke makam KH. Abdullah bin Nuh Cianjur. "Sudah lama saya mendengar nama KH.R. Abdullah bin Nuh Cianjur. Alhamdulillah sekarang diberi kesempatan Allah untuk ziarah makam beliau dan sowan ke dzurriyahnya," kata Nanal.

Lokasi makam: Pesantren Al-Ghazaly Sunni Asy'ari Syafi'i, Jalan Cempaka No.6, Kebon Kelapa, Kota Paris, Kb. Klp., Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16125.
Menurut Nanal, ada lagi qosidah nasionalisme gubahan KHR. Abdullah bin Nuh yang menurutnya paling bagus. Qosidah itu berjudul "Bilādī" (Negaraku).

"Masih ada satu qosidah nasionalisme gubahan KHR. Abdullah bin Nuh yang belum saya posting di FB. Menurutku qosidah inilah yang paling bagus diantara qosidah-qosidah lainnya. Sengaja saya simpan sebagai "pahlawan" yang keluarnya paling akhir. Qosidahnya berjudul Bilādī (Negaraku). Terdiri dari 10 bait yang Berbahar khofif," terangnya. [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini