Sabtu, 14 Oktober 2017

Begini Gerakan Syiah Terselubung yang Merangsek Masuk ke Binong Tangerang

Logo Ahlul Bait Indonesia (Syiah)
DutaIslam.Com - Seorang ustadz berideologi Syiah membuat resah masyarakat Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang sejak dihadirkan oleh orang berinisial HD yang akan membuat sekolah asrama Al Hadi di lingkungan sekitar.

Di calon lokasi didirikannya asrama itu, kata sumber Dutaislam.com berinisial MA, salah satu warga setempat, sudah berdiri bangunan masjid walau di sebelahnya sudah ada bangunan masjid yang biasa dibuat jamaah warga. Walau tidak ada asrama, masjid sudah diaktifkan oleh HD. Dari aktivitas masjid inilah, HD mengajak ustadz berinisial Z untuk mengisi kegiatan dengan pengajian.

"Dia ngajar tafsir Quran tapi tidak pakai kitab tafsir apapun, cuma Al-Quran saja. Banyak jamaah yang mundur di tengah jalan karena beberapa kejanggalan ajaran yang disampaikan oleh ustadz Z kental dengan ajaran syiah," demikian kata MA kepada Dutaislam.com, Kamis (27/07/2017).

MA menyebut kalau isi ceramah ustadz di masjid tanpa asrama itu mengagungkan sahabat Ali dan merendahkan sahabat selain Ali. "Kami dan beberapa ustadz gabungan Aswaja di Binong pada sekitar tahun 2012 pernah klarifikasi ke HD soal isu tersebut, dan kesimpulannya, HD sangat membela ajaran ustadz Z. Dia berani pasang badan," lanjutnya.

Karena dibiarkan hingga sekarang, peserta ngaji di masjid tersebut yang rata-rata berusia TK dan SD jumlahnya sudah 100-an anak. Apa jadinya yah?

Awalnya, ibu-ibu perintis ngaji anak-anak itu tidak menduga dan tak tahu kalau Al-Hadi punya visi menyebarkan Syiah, "makanya pengajian anak-anak yang awalnya mereka laksanakan di rumah, langsung dipindah ke masjid Al-Hadi. Namun belakangan setelah ustazahnya tahu kalau alhadi mengajarkan syiah mereka langsung ingin memindahkan tempat ngajinya," imbuh MA.

"Habis lebaran kemarin, ibu-ibu pengajar ngaji (di masjid) tersebut juga diajak ke puncak oleh HD, dan ternyata (mereka) diajak masuk dan belajar Syiah. Pasca lebaran kemarin, masjid itu dijadikan tempat Halal Bihalal Pecinta Ahlul Bait se-Provinsi Banten lengkap dengan logo Ahlul Bait Indonesia," terangnya kepada Dutaislam.com.

Gara-gara sudah menampakkan gigi di muka umum, warga sekitar merasa resah. Mengerikan bukan. Apa jadinya jika anak-anak itu justru akan menjadi pembenci para sahabat Nabi Muhammad SAW. Allahumma aman! [dutaislam.com/ab]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini