Dutaislam.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1439 H. Kamis, 21 September 2017

  • Orang Ini Minta Kiai Said Aqil Turun dari Ketum PBNU Karena Anies Menang. Situ Waras?

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Kamis, 20 April 2017
    A- A+
    Foto kiri: Faishal al-Provokator
    DutaIslam.Com - Faishal Assegaf, sang provokator ulung yang pernah didamprat dari Kompasiana karena postingan kurangajarnya, kini membuat ulah dengan menyebut KH Said Aqil Siraj harus turun dari jabatan Ketua Umum PBNU karena dia dianggap mendukung Ahok-Djarot sementara Anies-Sandi menang.

    Padahal, selama masa Pilkada, Kiai Said tidak pernah mendukung pasangan manapun. Baik pasangan nomor urut 1, 2 maupun 3. Semua yang datang sowan ke Kantor PBNU, akan disambut dan dihormati.

    Bahkan ketika Ahok dianggap banyak orang telah menghina Rais Amm PBNU KH Ma'ruf Amien saat hadir dalam persidangan Ahok, Kiai Said malah berkomentar "Warga NU tidak akan memilih orang yang menyinggung NU". Bagaimana bisa Faishal provokator itu menyebut Kiai Said dukung Ahok. Ente waras?

    "Aqil Siradj harus bertanggungjawab dengan segala manuver politik pragmatis yang telah membuat jutaan umat Islam terluka. Bahkan perlu mempercepat agar dirinya turun dari jabatan Ketum PBNU," kata Faizal dikutip Dutaislam.com dari situs online wahabi yang anti NU, dimuat Rabu (19/04/2017).

    Tulis situs wahabi kurangajar tersebut, "pelanggaran serius yang dilakukan oleh Aqil, sebut Faizal, adalah berbagai pernyataannya yang acap kali menyiram luka dihati umat. Bahkan bertindak menjadi motor penggerak bagi PPP dan PKB, partai berbasis massa Islam, untuk mendukung Ahok".

    Mengaitkan Kiai Said kepada partai pendukung Ahok adalah bohong besar. Bahkan ketika PPP Kiai Said disebut Metro TV akan hadir dalam istighatsah bersama Ahok di rumah pimpinan PPP Djan Farid pun, buru-buru dibantah karena memang beliau tidak diundang. Baca: Ketum PBNU Tidak Tahu dan Tidak Hadir Acara Istighatsah dengan Ahok Malam Ini.

    NU itu, bagi mereka, akan didukung jika mengikuti selera. Dikenal kemudian dengan mendadak NU. Ketika Kiai Ma'ruf Amin dhina Ahok, ramai-ramai kaum wababi sebelah mengajak Banser dan Ansor gelut bersama mereka ke pusaran politik. Baca: Gaduh, 1 Februari Diusulkan ke PBNU Sebagai "Hari Mendadak NU".

    Tapi NU tidak terpancing. Ini, Faishal Assegaf mau ajak orang-orang NU agar menurunkan Kiai Said Aqil dari Ketum PBNU. Urusannya apa? Kenapa dia mencampuri internal rumah tangga nahdliyyin.

    Baca: Ketika NU Diajak Gaduh Thoghut Untuk Makar

    "Para Kiai, ulama dan pengurus NU harus mengambil langkah-langkah tegas untuk menyelamatkan NU dari kepemimpinan Aqil Sirad. Termasuk meminta yang bersangkutan untuk bersikap transparan atas munculnya tudingan mahar politik dalam membela Ahok," kata si kampret Faishal yang akunnya di Kompasiana disuspend dua kali karena tidak beres menghina sana-sini tanpa tabayun. [dutaislam.com/ab]

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR:

    1 komentar:

    Orang yg benci NU dan Ulama nya rata rata mirip orang Kesurupan...benarkan....