Dutaislam.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1439 H. Kamis, 21 September 2017

  • Mengapa Banser Tolak Basalamah, HTI dan Jaga Gereja? Ini Jawabnya!

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Kamis, 06 April 2017
    A- A+

    DutaIslam.Com - Setelah menolak dakwah Ustadz Khalid Basalamah di Sidoarjo tempo hari, Banser NU kembali "berulah" menolak pawai Hizbut Tahrir HTI di Tenggalek Jawa Timur. Kontan Banser NU diserang lagi oleh framing -penggiringan opini- yang mulai panas di luar sana. Mari kita kaji bersama secara objektif, kenapa Banser melakukan itu semua.

    Kenapa Khalid Basalamah
    Begitu banyak Dai pendakwah, tapi kenapa Banser hanya menolak Khalid Basalamah (KB). Mari kita simak berikut ini beberapa materi dakwah KB yang dianggap bermasalah..
    1. KB menyerang kajian umat islam lain, sebut Maulid, Ziarah, Tahlil adalah Sesat
    2. KB mengajarkan islam "agama perang".
    3. KB halalkan meniduri budak/pembantu. 

    Itu hanya beberapa di antara banyak dakwah KB yang bersifat memecah belah daripada mempersatukan umat. Ini yang menjadi alasan Banser menolak kehadiran KB tempo silam. 

    Hizbut Tahrir
    Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terkenal sebagai ormas islam pengusung 'Khilafah' -Negara Islam- dan mereka terang-terangan menyuarakan itu di ruang publik.
    1. HTI bilang Khilafah lebih baik dari Pancasila
    2. HTI katakan Nasionalisme tidak ada Dalil
    3. HTI pernah haramkan hormat bendera
    4. HTI anggap Demokrasi produk Kafir

    Itu hanya beberapa dari banyak pernyataan HTI yang bersifat Anti Pancasila, Anti Nasionalisme, bahkan terkesan Anti NKRI karena ingin mendirikan 'Negara Islam'.  Padahal hukum negara sudah jelas menyatakan bahwa mendirikan 'Negara Islam' adalah perbuatan makar, pengkhianatan terhadap bangsa dan negara Indonesia. 

    Lalu apa bedanya HTI dengan pemberontakan DI/TII? Bedanya cuma DI/TII dulu angkat senjata, sedangkan HTI cuma angkat bendera.

    Jaga Gereja
    Banser NU juga sering diserang karena tradisi mereka membantu jaga rumah ibadah umat Kristiani pada saat perayaan-perayaan agama seperti pada waktu Natal. Orang yang antipati sudah pasti sedang berlagak amnesia -lupa ingatan- bahwa alasan Banser NU bantu menjaga karena gereja memang sering jadi sasaran serangan bom. 

    Hampir setiap tahun selalu ada insiden bom di gereja, yang terbaru tahun 2016 kemarin di Samarinda. Era presiden-presiden terdahulu lebih parah lagi, hampir setiap Natal ada bom. 

    Setelah mengkaji fakta-fakta yang ada, Banser menolak KB tujuannya tiada lain adalah untuk menjaga kerukunan umat. Saat Banser menolak HTI, Banser sedang jaga Pancasila. Saat Banser jaga Gereja, Banser sedang bela keutuhan Indonesia. 

    Jadi dimana Banser bikin ulahnya? Ya, Banser bikin ulah jaga Indonesia. [dutaislam.com/ab]

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: