Minggu, 16 April 2017

Kecolongan HTI Masuk Kampus Unisnu, PMII Jepara Tolak dengan Orasi di Depan Rektorat

PMII Jepara gelar orasi Tolak HTI (Sabtu, 15/04/2017)
DutaIslam.Com - Kampus berbasis Nahdlatul Ulama di Jepara, yakni Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu), kecolongan. Beberapa hari lalu, salah satu mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi bernama Furqon (21) menemukan buletin Al-Islam yang sengaja disebarkan secara tersembunyi di masjid kampus.

Kepada Dutaislam.com, Furqon menyatakan kalau buletin yang diterbitkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu terselip di beberapa mushaf Al-Qur'an di masjid. "Mereka tidak nampak, tapi kenyataannya ada. Tidak menyebarkan, tapi menyelipkan," katanya kepada Dutaislam.com, Sabtu (15/04/2017) siang.

Buletin Al-Islam yang Diamankan PMII Jepara
Menindaklanjuti laporan Furqon tersebut, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Cabang Jepara, Erkham Shobri merasa harus mengambil langkah antisipasi sebelum gerakan mereka tambah menjadi-jadi.

Di depan Gedung Rektorat Unisnu di Jl. Taman Siswa Pekeng Tahunan Jepara, Sabtu (15/04/2017) sekira habis Ashar, Erkham bersama masing-masing ketua Rayon PMII se Unisnu menggelar orasi penolakan gerakan makar.

Hal itu dilakukan sebagai langkah paling awal untuk memberikan kesadaran kepada mahasiswa Unisnu lainnya dan masyarakat Jepara pada umumnya agar waspada terhadap bahaya gerakan khilafah yang sudah mulai merangsek masuk ke kampus-kampus yang bahkan berbasis Nahdliyyin sekalipun.

"HTI ini bukan saja menggunakan cara yang lumrah untuk memaksakan gagasan khilafah. Mereka juga menggunakan cara-cara haram dan menelikung," ujar Erkham, kemarin.

Ia menghimbau kepada civitas akdemika kampus Unisnu Jepara agar mewaspadai gerakan makar yang sering menggunakan mahasiswa sebagai alat propaganda manis. [dutaislam.com/ab]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini