Dutaislam.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1439 H. Kamis, 21 September 2017

  • Acara Dijagal, Klaim HTI Babel yang Menyatakan Dapat Dukungan PWNU, Dicabut

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Senin, 17 April 2017
    A- A+
    HTI Babel klaim dapat dukungan PWNU Babel
    DutaIslam.Com - Ingin mengampanyekan Panji Rasululah, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Bangka Belitung (Babel) kebulet-bulet karena menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan ajaran Rasulullah, yakni kejujuran.  

    Hal itu bermula dari batalnya Kegiatan Mapara dan Tabligh HTI Babel yang akan digelar di GOR Kacang Pedang pada Ahad, 16 April 2017, mulai pukul 06.00 karena mendapatkan penolakan dari banyak pihak. kegiatan itu rencananya dikemas dengan pawai 2000 unit roda dua dan 100 unit roda empat yang berasal dari segala penjuru Bangka Belitung.

    Merasa didhalimi, Muhammad Benny Adzan Firmansyah, Humas HTI Bangka Belitung meyitir pendapat Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Babel, dan dimuat di Harian Babel Pos. Ini bunyi pernyataan yang dimaksud:

    Baca juga: Inilah Jadinya Jika NU Belitung Dibajak HTI

    "NU dan himbauan KH. Ustman Fathan mendukung Masirah Panji Rasulullah SAW tidak ada yang salah, kalau ada pihak yang melarang sementara NU mendukung itu berarti NU harus benturan dengan yang lain. NU tetap mendukung Masirah Panji Rasulullah karena ini soal keimanan". KH. R. AGUS ERWIN (Ketua PWNU Bangka Belitung)

    Srtelah mendapatkan protes, HTI akhirnya meminta maaf secara terbuka lewat media massa atas pemuatan pernyataan yang sudah diubah oleh mereka, kutipan dari tokoh NU Babel tersebut. Pernytaaan tersebut juga dimuat 15 April 2017 di Harian Babel Pos. Ini pernyataan mereka, mengaku khilaf:

    Permohonan Maaf HTI Babel
    Atas dasar itu, pihak HTI menyampaikan permohonan maaf secara langsung dengan KH Agus Erwin di Kantor PWNU Bangka Belitung. Khilaf memperjuangkan khilafah, ya kebulet-bulet. [dutaislam.com/ab]

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: