Minggu, 19 Februari 2017

Habib Luthfi dan Gus Mus Tidak Pernah Mengusik Hobi Mereka Berdemo, Kenapa Anda Serang?


DutaIslam.Com - Sepertinya ada orang-orang yang coba-coba menjadikan dirinya bukti kebenaran hadis qudsi berikut,

من اذى واليا فقد اذنته 

Bukan hak saya mengancam, tapi saya hanya mengingatkan saja. Anda mau percaya atau tidak hak Anda.

Habib Luthfi dan Gus Mus tidak pernah menyerang mereka, tidak pernah menyindir mereka. Lalu kenapa L B CS terus-menerus menyerang kiai-kiai yang tida sehaluan dengan paham garis bengkok mereka?

Habib Luthfi tidak pernah mengusik hobi mereka berdemo, tidak pernah mengusik hobi mereka mengoyak kehormatan orang lain, tidak pernah mengusik hobi mereka mengadu domba antar umat.

Lalu kenapa Anda begitu benci kepada orang yang menempuh cara berbeda dengan Anda dalam berdakwah? Apa begitu cara Nabi bersikap, berpikir dan berperilaku?

Sejak muda Habib Luthfi bergaul dengan semua kalangan, l0nte, preman, begundal, maling, mucikari, dukun, ahli sihir, semua kalangan dari non muslim, bergaul dekat dengan semua etnis, termasuk Cina.

Kenapa beliau dekat dengan Hari Tanoe? Karena beliau dengan ayah HT seorang muslim Cina berkawan akrab ketika Ayah HT tinggal di Surabaya dan aktif di PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia).

Beliau dekat dengan mereka sedari dulu waktu Anda-anda belum lahir. Dan memang itu tradisi ulama kita menjaga hubungan baik dengan sesama.

Bagaimana kedekatan Sunan Ampel dengan Brawijaya dan anak perempuan Cina Champa dididik oleh beliau menjadi Muslim yang hebat, yaitu Raden Patah.


Anda tidak perlu mengajari Habib Luthfi dan Gus Mus soal akidah, Anda paham akidah hanya sekumpulan huruf-huruf bukan bandingannya dengan pengetahuan dan pengalaman spiritual Habib Luthfi.

Kalau Anda tidak paham soal apa maksud kegiatan yang ada di brosur Anda, tanya dong. Bukan malah memprovokasi umat untuk membenci para kiai.

Kenapa Anda tidak bisa sedikit saja berbaik sangka pada para kiai?

Jangan menjadikan diri Anda takaran, karena terlalu kecil untuk menakar Habib Luthfi dan Gus Mus. [dutaislam.com/ ahmad tsauri]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini