Jumat, 03 Februari 2017

Dimulai dari Indonesia, Dakwah Habib Umar bin Hafidz Mendunia

Habib Umar bin Hafidz
DutaIslam.Com - Ketika Al Allamah Al Habib Anis bin Alwi Al Habsyi (Solo) menghadiri Maulid Akbar di Anisah, Seiwun tahun 1993 beliau bertemu dengan Al Quthub Al Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf (Jeddah) dan Al Musnid Al Habib Umar bin Hafidz yang kala itu menyertai mertuanya, Al Arifbillah Al Habib Muhammad bin Abdullah Al Haddar (Mufti Baidho).

Pada pertemuan penuh berkah tersebut, Habib Anis berkata, "Aku ingin anak kita, Umar berkunjung ke Indonesia untuk mengingatkan sejarah Salaf kita dan apa yang mereka miliki. Aku ingin anak-anak kita mengetahuinya."

Habib Abdul Qadir kemudian berkata kepada Habib Umar bin Hafidz, "Wahai Umar bulatkan tekadmu, bangkit dan bertaqwalah kepada Allah." Habib Muhammad Al Haddar juga berkata,"Persiapkan dirimu dan berangkatlah. Kami sungguh mengkhawatirkan sejarah Salaf kita. Sampaikanlah  kepada mereka agar mengingat Salaf dan keluarganya, karena itu yang akan menyampaikan mereka kepada Allah."

Maka tahun itu juga berangkatlah Habib Umar bin Hafidz untuk pertamakalinya ke Indonesia. Beliau datang bersama Habib Ali Zainal Abidin Al Jufri (Abu Dhabi) dan Habib Muhammad bin Ali bin Abdul Qadir Al Habsyi (Seiwun) saat haul Imam Ali bin Muhammad Al Habsyi di Solo. Semua biaya akomodasi ditanggung pribadi oleh Habib Anis.

Perlu diketahui bahwa awal mula kedatangan Habib Umar bin Hafidz ke Indonesia atas prakarsa Habib Anis ini bukan saja batu loncatan dakwah beliau di Indonesia, namun di seluruh dunia. Karena ini merupakan rihlah dakwah pertama beliau ke luar negeri. Dari Indonesia, memancarlah ilmu dan cahaya beliau ke seluruh dunia, hingga Habib Umar memiliki murid hampir di setiap negara saat ini. [dutaislam.com/ ab]

Keterangan ini bersumber dari Habib Novel bin Muhammad Alaydrus, Solo

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini