Dutaislam.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1439 H. Kamis, 21 September 2017

  • Dahsyatullah, Inilah Keajaiban Shalat Tepat Waktu

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Rabu, 22 Februari 2017
    A- A+

    DutaIslam.Com - Mengapa harus sholat tepat waktu? Ternyata anjuran tepat waktu melaksanakan shalat sangat luar biasa manfaat dan hikmahnya. Sholat tepat waktu bisa berkaitan dengan rezeki dan kesehatan.

    Menurut para ahli, setiap perpindahan waktu sholat ternyata bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam yang bisa dirasakan melalui perubahan warna alam.

    Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada mushalli (yang sholat), baik dari segi kesehatan, psikologis maupun lainnya. Berikut ini kaitan antara sholat di awal waktu dengan warna alam:

    Waktu Subuh
    Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu Fisiologi, tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia.

    Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh dapat menghadapi masalah rejeki dan komunikasi.

    Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur. Pada saat adzan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan paling optimal. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita, terutama pada waktu ruku' dan sujud.

    Waktu Dhuhur
    Pada waktu dhuhur, alam berubah menguning dan ini ternyata berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap organ hati.

    Selain itu, warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang. Mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Dhuhur berulang kali menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

    Waktu Ashar
    Pada saat ini, alam berubah lagi warnanya, menjadi oranye. Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh, yaitu prostat, rahim, ovarium/indung telur dan testis yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan.

    Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang. Mereka yang sering ketinggalan waktu Ashar sering mengalamai penurunan daya kreativ. Di samping itu, organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

    Waktu Maghrib
    Warna alam kembali berubah menjadi merah saar waktu shalat Maghrib tiba. Seringkali, pada waktu Maghrib kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasehat tersebut ada benarnya karena pada saat Maghrib itu, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis.

    Pada waktu Maghrib, jin dan iblis amat bertenaga karena mereka ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan, sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan Shalat Maghrib terlebih dahulu.

    Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan atau terjadi tumpang-tindih antara dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu penglihatan kita. Ini berdasarkan kisah nyata sholat tepat waktu.

    Waktu Isya'
    Pada waktu Isya, warna alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap. Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Mereka yang sering ketinggalan Isya bisa sering merasa gelisah.

    Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini. Dengan tidur pd waktu Isya, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi dibawah 4 Hertz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat.


    Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu dan ungu. Perubahan warna ini selaras dgn kelenjar pineal (sebuah kelenjar endokrin pada otak) kelenjar pituitary, thalamus (struktur simetris garis tengah dalam otak yang fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersama dengan pengaturan kesadaran, tidur dan kewaspadaan) dan hypothalamus (bagian otak yang terdiri dari sejumlah nucleus dengan pelbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu).

    Maka sebaiknya kita bangun lagi pada waktu ini untuk mengerjakan shalat malam (tahajjud). Umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah  dikaruniakan syariat shalat oleh Allah Swt sehingga jika dilaksanakan sesuai aturan, maka secara tak sadar kita telah menyerap tenaga alam ini.

    Inilah salah satu hakikat mengapa Allah Swt mewajibkan sholat kepada kita semua. Sholat di awal waktu dapat membuat badan semakin sehat dan jiwa semakin tenang. Begitulah, maka banyak hadit menyegerakan sholat yang disyiarkan. [dutaislam.com/ ab]

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: