Minggu, 01 Januari 2017

Tangan Suami Harus Memegang Punya Istri


Oleh Ichwan DS

DutaIslam.Com - Kiai atau ustad rata-rata memang sangat perhatian kepada istri-(istrinya). Mereka punya rasa cinta yang begitu besar, rasa sayang yang amat sangat kepada wanita (-wanita) hareem mereka.

Salah satu buktinya adalah teman saya, seorang kyai muda. Ketika mengikuti pelatihan selama tiga hari di sebuah hotel yang ada di kota, jauh dari desa tempat tinggalnya, teman saya ini kesulitan tidur. Matanya susah terpejam meski malam sudah larut, dan peserta lain sudah pada ngorok. (Baca: Ketika Jima, Istri Lebih Nikmat, Kiai?)

Karena ikut bingung melihat kegundahan dia, saya tawari ia tambahan bantal, tapi tidak mau. Saya beri minum yang manis agar cepat ngantuk, tidak membuat matanya terkulai. Diberi guling dan selimut, tetap tidak bisa merem.

Barulah setelah saya beri 2 buah apel besar, dia bisa terbaring tenang, lalu matanya perlahan merem. Tidur dalam damai dengan senyum manis di bibirnya. Saya pun penasaran, ada apa dengan apel itu? Kok bisa membuat dia tertidur dengan tenang.

"Saya hanya bisa tidur kalau tangan saya mengenggam S*S* istri saya. Terima kasih telah memberi saya dua buah apel ini. Saya genggam sambil membayangkan P*Y*D*R* istri saya," ujar teman saya itu polos.

“Walaaaah... lha nek ora ono apel terus nyekel opo sampeyan?” tanya saya, tapi saya jawab sendiri: plembungan utawa kates (pepaya) yo keno. Hahaha. [dutaislam.com/ ab]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini