Sabtu, 07 Januari 2017

Menghina KH Nur Iskandar yang Sedang Sakit, Alumni Somasi Dosen UIN Jakarta Ini

KH Nur Iskandar
DutaIslam.Com - Seperti lalat yang suka menari-nari di atas luka dan borok orang lain, itulah kira-kira karakter pembenci kiai. Dirawat di rumah sakit, tidak dijenguk dan didoakan sembuh malah dicaci-maki. Itulah yang dialami oleh guru mulia KH Nur Iskandar, Assiddiyah.

Di tengah para pembenci menemukan panggung, kiai Nur Iskandar yang sedang dirawat di rumah sakit dikait-kaitkan statusnya sebagai pendukung Ahok, kualat karena mendukung Ahok dan sebagainya hingga dikabarkan meninggal. (Baca: KH Nur Iskandar Sakit, Sumbu Pendek: Itu Kualat Karena Bela Ahok dan Segera Tobat)

Merasa difitnah hingga hari ini, para santri Kiai Iskandar melayangkan surat, utamanya ditujukan kepada Sunandar Ibnu Noer, dosen UIN Syarif Hidayatullah yang koemntarnya sangat sangat tidak pantas terakait sakitnya KH Nur Iskandar. Berikut ini surat terbuka dari santri-santri yang ditujukan kepada Rektor UIN Syarif Hidayatullah. Didapatkan Dutaislam.com dari salah satu santri yang mengirim ke meja redaksi, Sabtu (07/01/2016) petang.

-----------------------
SURAT TERBUKA

Kepada Yth.
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Semoga Rahmat Allah Subhanahu Wata’ala terlimpah kepada Ayahanda, Aamin.

Ayahanda Dede Rosyada yang terhormat, perlu Ayahanda ketahui bahwa DR. K.H Noer Muhammad Iskandar adalah guru kami semasa mondok dulu. Ada ribuan santrinya yang cinta terhadap beliau. Hari ini guru kami memang sedang dirawat dan berjuang melawan sakit di tubuhnya. Sudah cukup kabar tersebut menjadi kesedihan untuk kami para santrinya.

Namun, tulisan salah satu dosen UIN Jakarta, Fakultas Dakwah bernama Sunandar Ibnoe Nur (kabarnya  beliau ialah mantan wakil dekan 3 Fakultas Dakwah dan Ilmu komunikasi) melalui akun media sosialnya (Facebook) tentang pemberitaan mengenai guru kami K.H Noer Muhammad Iskandar telah menyakiti perasaan kami para santrinya yang sekaligus mahasiswa aktif di kampus yang ayahanda pimpin. Pernahkah Ayahanda membayangkan jikalau kita juga akan saatnya sakit dan mengalami posisi yang sama seperti guru kami? Dan apa yang bapak rasakan ketika pemberitaan ini terjadi pada Ayahanda?

Kami atas nama Alumni  Asshiddiqiyah memandang bahwa seorang dosen sepatutnya tidak pantas berbicara seperti itu. Apalagi bapak Sunandar Ibnoe Nur merupakan akademisi yang bergelar tinggi. Sekaligus bahwa Bapak Sunandar Ibnoe Nur telah melanggar KODE ETIK DOSEN pada Pasal 5 dengan mengucap kata yang tidak sopan, mengucap kata yang menyakiti perasaan orang lain dan mencemarkan nama baik. Bapak Sunandar Ibnoe Nur pun telah melanggar UU ITE No.11 Tahun 2008 pada pasal 27 ayat(3), tentang muatan penghinaan dan pencemaran nama baik dan bisa dikenakan hukuman pidana.

Kami Alumni Asshiddiqiyah menyatakan Sikap:

1. Meminta Bapak Rektor menjatuhkan sanksi berat kepada Dosen Sunandar Ibnoe Nur.
2. Meminta Bapak Dosen Sunandar Ibnoe Nur untuk meminta maaf secara langsung kepada Keluarga Besar Guru Kami K.H Noer Muhammad Iskandar (tidak hanya meminta maaf melalui akun facebooknya saja).
3.Apabila tidak ada klarifikasi dan permintaan kami tidak dipenuhi dalam waktu selambat-lambatnya 3 hari, maka kami akan melaporkan Bapak Sunandar Ibnoe Nur ke pengadilan.

*TTD
ALIANSI ALUMNI PONDOK PESANTREN ASSHIDDIQIYAH UIN JAKARTA* 

Kami yang mendukung:

1. Ahmadi (Alumni Asshiddiqiyah, Lentera HAM, PMII Ciputat)
2. Rausyan Fikry Muhammady (Alumni Asshiddiqiyah, Mahasiswa UIN Jakarta, Ketua Lentera HAM Ciputat)
3. Muhammad Imam Bustomi (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis PMII Ciputat)
4. Thia Fauziah (Alumni Asshiddiqiyah, Dewan Pertimbangan Organisasi Santri Ponpes Asshiddiqiyah 2)
5. Mohammad Rizki (Alumni Asshiddiqiyah, Mahasiswa UIN Jakarta, Aktivis Lentera HAM)
6. Lailatus Sufa (Alumni Asshiddiqiyah, Koor. SOPI UIN, Aktivis Perempuan GPPI Ciputat) 
7.  Imam Arifin (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis IMM Ciputat)
8. Mohammad Pahri ( Ketua Wilayah Ikatan Alumni Asshiddiqiyah 2 Batu Ceper, Aktivis UMN) 
9. Agus Nuryadi (Alumni Asshiddiqiyah, Mahasiswa Syariah UIN Jakarta)
10. Tb. Chairul Alam (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis KAM-Jakarta). 
11. Mu'min Billah (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis  KSEI LISENSI UIN Jakarta)
12. Neneng Sobibaturrohmah (Alumni Asshiddiqiyah, Alumni UIN Jakarta, Aktivis HMI FISIP UIN JKT) 
13.Muhammad Dik Jaya (Alumni Asshiddiqiyah, Alumni Psikologi UIN Jakarta)
14. Ade Arif Budiman (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis HMI UNIS)
15. Ahmad Nurholis "Demang" (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis KAM- Jakarta, Jurnalis)
16. Elva Farhi Qalbina (Alumni Asshiddiqiyah, Eks Pesiden Ilmu Politik UIN Jakarta)
17. Irsan Nurachman (Alumni Asshiddiqiyah, Eks HMJ Sastra Arab UIN Jakarta)
18. Syifa Dwi Mutia (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis Perempuan UIN Bandung)
19. Adam Muhammad PP ( Alumni Asshiddiqiyah, Alumni UIN Jakarta)
20. Yuda Wiranata (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis IMIKI Untirta)
21. Ru'yat (Dewan Pembina Ikatan Alumni Asshiddiqiyah Batu Ceper)
22. Ahmad Taqiyuddin Subki AR (Dewan Pembina Ikatan Alumni Asshiddiqiyah Batu Ceper) 
23. Niam Abdala (Alumni Ponpes Albana Brebes, Aktivis Lentera HAM Ciputat)
24. Ahmad Fikri Maulana (Alumni Asshiddiqiyah, UNJ)
25. Syaiful Amri (Alumni Asshiddiqiyah, Eks BEM FISIP UIN Jakarta, Aktivis KAM-Jakarta)
26. Bagus Fachrudi (Alumni Asshiddiqiyah & Mercu Buana)
27. Wahyu Hidayat (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis UNDIP Semarang)
28. Muhammad Iqbal Hasani (Alumni Ponpes Almasthuriyah Sukabumi, Aktivis PMII Ciputat)
29. Ahmad Nuur Hidayat "comet" (Alumni Asshiddiqiyah, Alumni UIN Jakarta)
30. Puput Nadia Sapitri (Alumni Asshiddiqiyah, Mahasiswa UIN Jakarta)
31. Lulu Dewi Setianingrum (Alumni Asshiddiqiyah, Mahasiswa UIN Jakarta)
32. Nurul Hidayat (Santri Ponpes Alfahiyah Balaraja, Ketua PPT IMIKI UIN Jakarta)
33. Izzatul Lailah (Alumni Asshiddiqiyah, Alumni UIN Jakarta)
34.  Farida Ayu Hasanah (Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis Perempuan UPN Veteran Yogyakarta)
35. Nuralifatussholeha (Alumni Asshiddiqiyah, Mahasiswa UIN Jakarta)
35. Muhammad aliazmi (Aktivis IMIKI UNTIRTA, Anggota )
36. Aris Burhanuddin (Aktivis PMII Ciputat, Alumni Pesantren Amanatul Ummah Surabaya)
37. Abdi Prayogi ( Santri Asshiddiqiyah)
38. Zainul Fuad ( Alumni Asshiddiqiyah, Aktivis PMII IPB)
39. Misbah El Khair (Alumni Gontor dan Aktivis IMIKI Ciputat)
40. Danny Setiawan Ramadhan (Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Ketua Umum PMII Komisariat Dakwah)

KETUA ALIANSI ALUMNI PONDOK PESANTREN ASSHIDDIQIYAH UIN JAKARTA 

Muftie Arif
0899-7480-871
--------------------

Dari surat tersebut, kabar terakhir yang diterima Dutaislam.com, dekan Dakwah UIN Jakarta akan memfasilitasi forum mediasi antara alumni pesantren dengan Sunandar. Berlangsung di Teater Fakultas Dakwah setempat pada Senin (09/01/2017) pukul 14.00 WIB. Anda yang merasa alumni bisa langsung ikut memantau mediasi. [dutaislam.com/ ab]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini