Jumat, 27 Januari 2017

Jika Anda Belum Memiliki Ini, Anda Belum Beruntung


DutaIslam.Com - Makna yang mudah kita pahami dari keduanya, sa'adah artinya bahagia, beruntung. Sementara syaqawah artinya celaka, merugi. Kita selalu berharap mendapat sa'adah dan meminta kepada Allah agar dijauhkan dari syaqawah.

■ Sejak Kapan Dicatat Sa'adah dan Syaqawah?

 " ﺇﻥ اﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﻭﻛﻞ ﺑﺎﻟﺮﺣﻢ ﻣﻠﻜﺎ، ﻳﻘﻮﻝ: ﻳﺎ ﺭﺏ ﻧﻄﻔﺔ، ﻳﺎ ﺭﺏ ﻋﻠﻘﺔ، ﻳﺎ ﺭﺏ ﻣﻀﻐﺔ، ﻓﺈﺫا ﺃﺭاﺩ ﺃﻥ ﻳﻘﻀﻲ ﺧﻠﻘﻪ ﻗﺎﻝ: ﺃﺫﻛﺮ ﺃﻡ ﺃﻧﺜﻰ، ﺷﻘﻲ ﺃﻡ ﺳﻌﻴﺪ، ﻓﻤﺎ اﻟﺮﺯﻕ ﻭاﻷﺟﻞ، ﻓﻴﻜﺘﺐ ﻓﻲ ﺑﻄﻦ ﺃﻣﻪ "

Sabda Nabi shalla Allahu alaihi wa sallama: "Allah mengutus Malaikat dalam rahim. Ia berkata: "Wahai Allah, janin masih berupa sperma, Ya Allah, berubah gumpalan darah, Ya Allah berubah segumpal daging." Jika Allah berkehendak menciptakannya, Malaikat bertanya: "Laki-laki atau perempua? Rugi atau beruntung? Apa rezeki dan ajalnya?" Maka (takdirnya) dicatat dalam perut ibunya" (HR Al-Bukhari)

■ Jenis Sa'adah dan Syaqawah
Sa'adah maupun kebahagiaan dan syaqawah maupun kerugian yang diperoleh manusia ada yang dapat diukur dengan hal yang bersifat materi, sebagaimana sabda Nabi:

 ﻋﻦ ﺳﻌﺪ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻭﻗﺎﺹ ﻗﺎﻝ: «ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ -: " ﻣﻦ ﺳﻌﺎﺩﺓ اﺑﻦ ﺁﺩﻡ ﺛﻼﺛﺔ ﻭﻣﻦ ﺷﻘﻮﺓ اﺑﻦ ﺁﺩﻡ ﺛﻼﺛﺔ، ﻣﻦ ﺳﻌﺎﺩﺓ اﺑﻦ ﺁﺩﻡ: اﻟﻤﺮﺃﺓ اﻟﺼﺎﻟﺤﺔ ﻭاﻟﻤﺴﻜﻦ اﻟﺼﺎﻟﺢ ﻭاﻟﻤﺮﻛﺐ اﻟﺼﺎﻟﺢ. ﻭﻣﻦ ﺷﻘﻮﺓ اﺑﻦ ﺁﺩﻡ: اﻟﻤﺮﺃﺓ اﻟﺴﻮء ﻭاﻟﻤﺴﻜﻦ اﻟﺴﻮء ﻭاﻟﻤﺮﻛﺐ اﻟﺴﻮء» ". ﺭﻭاﻩ ﺃﺣﻤﺪ، ﻭاﻟﺒﺰاﺭ، ﻭاﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﻓﻲ اﻟﻜﺒﻴﺮ، ﻭاﻷﻭﺳﻂ، ﻭﺭﺟﺎﻝ ﺃﺣﻤﺪ ﺭﺟﺎﻝ اﻟﺼﺤﻴﺢ.

Artinya: "Ada 3 kebahagian dan kerugian seseorang. Kebahagiannya adalah (1) memiliki istri salehah (2) rumah yang layak (3) kendaraan yang layak. Kerugian seorang manusia (1) istri yang buruk akhlaknya (2) tempat tinggal yang buruk (3) kendaraan yang buruk" (HR Ahmad dan Thabrani).

■ Sa'adah Yang Sejati
Namun kebahagiaan yang hakiki bukanlah yang bersifat materi sebagaimana dijelaslan dalam hadist lain:

 ﺇﻥ اﻟﺴﻌﺎﺩﺓ ﻛﻞ اﻟﺴﻌﺎﺩﺓ ﻃﻮﻝ اﻟﻌﻤﺮ ﻓﻲ ﻃﺎﻋﺔ الله "ﺧﻂ - ﻋﻦ اﻟﻤﻄﻠﺐ ﻋﻦ ﺃﺑﻴﻪ".

Artinya: "Sesungguhnya kebahagiaan yang sebenarnya adalah panjang umur dalam ibadah kepada Allah" (HR Khatib Al-Baghdadi)

■ Sa'adah di Akhirat:
Allah Azza wa jalla berfirman:

 {ﻓﻤﻦ ﺯﺣﺰﺡ ﻋﻦ اﻟﻨﺎﺭ ﻭﺃﺩﺧﻞ اﻟﺠﻨﺔ ﻓﻘﺪ ﻓﺎﺯ}

Artinya: " ... Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung." (QS. Āli `Imrān: 185)

Bagaimana cara kita meraih bahagia di Akhirat? Nabi bersabda:

 ﻋﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮﻭ ﻗﺎﻝ: ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: "ﻣﻦ ﺃﺣﺐ ﺃﻥ ﻳﺯﺣﺰﺡ ﻋﻦ اﻟﻨﺎﺭ ﻭﻳﺪﺧﻞ اﻟﺠﻨﺔ، ﻓﻠﺘﺪﺭﻛﻪ ﻣﻨﻴﺘﻪ، ﻭﻫﻮ ﻳﺆﻣﻦ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻭاﻟﻴﻮﻡ اﻵﺧﺮ، ﻭﻳﺄﺗﻲ ﺇﻟﻰ اﻟﻨﺎﺱ ﻣﺎ ﻳﺤﺐ ﺃﻥ ﻳﺆﺗﻰ ﺇﻟﻴﻪ " رواه احمد

Artinya: "Barang siapa senang agar dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke surga, hendaknya ketika mati ia dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari kiamat, serta melakukan hal-hal yang disenangi oleh manusia" (HR Ahmad). 

Demikian ringkasan atau draf materi khutbah yang pernah disampaikan oleh KH Ma'ruf Khozin di Masjid Al-Akbar, Surabaya, pada Jumat, 20 Januari 2017, dengan judul tema: "Sa'adah dan Syaqawah". [dutaislam.com/ ab]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini