Dutaislam.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1439 H. Kamis, 21 September 2017

  • Bukti-Bukti Nabiku Penuh Kasih Sayang

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Senin, 14 November 2016
    A- A+

    DutaIslam.Com - Nabiku yang welas asih mengajarkan bahwa Allah melarang kita membakar sarang semut dan lebah. Ini Islam rahmatan lil alamin

    Nabiku yang welas asih melarang untuk menebang pohon yang tengah berbuah. Ini Islam rahmatan lil alamin

    Nabiku yang welas asih melarang dalam peperangan sekalipun untuk membunuh anak, perempuan dan orang tua. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih berkata: mereka yang membunuh orang tak berdosa tak akan mencium bau surga. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih berkata: mereka yang membunuh kafir dzimmi tak akan mencium bau surga. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih melarang menakut-nakuti binatang yang akan disembelih dengan mengasah p!sau disampingnya. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih mengatakan bahwa aku diutus Allah bukan untuk melaknat, tapi menebar rahmat. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih memberi nasehat: jangan marah, jangan marah, jangan marah. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih tak sedikitpun pernah protes pada pembantunya di rumah. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih melarang membalas kejahatan dengan kejahatan lagi. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih melarang untuk merusak gereja dan rumah ibadah lainnya. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih melarang kita memaki Tuhan dan sesembahan agama lain. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih ajarkan bahkan dalam kondisi perang pun kita harus mematuhi etika dan tidak melampaui batas. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih ajarkan untuk memilih perkara yang mudah dan tidak menyulitkan diri. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih mengajarkan bahwa muslim itu yang orang lain selamat dari lidah dan tangan kita. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih mengajarkan kita berbuat baik kepada tetangga meskipun non muslim. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih ajarkan untuk menolong dan memberi tanpa berharap mendapat lebih banyak. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih ajarkan untuk menebarkan salam kepada orang yang kita kenal atau tidak kenal. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih ajarkan kita berjalan dengan rendah hati, jangan hiraukan mereka yang benci, dan hindari perdebatan. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih melarang kita merusak kehormatan sesama muslim dengan ghibah, fitnah, dan kebohongan. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Nabiku yang welas asih ajarkan untuk berbuat adil meski terhadap orang yang tidak kita sukai. Ini Islam rahmatan lil alamin.

    Ini Nabi yang menjadi junjungan kita semua. Tapi mengapa kita yang mengaku umatnya namun akhlak kita malah lebih mirip Abu Jahal.

    Islam rahmatan lil alamin itu membuat semua nyaman dan aman, bukan membuat orang lain ketakutan dan merasa dilecehkan dan dizalimi. [dutaislam.com/ ab]

    Nadirsyah Hosen, Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama dan Dosen Senior Monash Law School

    Rubrik:

    nadirsyah
    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: