Dutaislam.com mendoakan sukses HUT RI ke-72 pada Kamis Wage, 17 Agustus 2017. NKRI Harga Hidup Dunia Akhirat!

  • Bongkar 5 Kabar Hoax Seputar Demo 4 November 2016

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Senin, 07 November 2016
    A- A+

    DutaIslam.Com - Banyak bertebaran berita palsu atau berita hoax yang dibuat oleh orang-orang yang membela demontran. lagi-lagi, umat Islam yang tercoreng akibat ulah sebagian oknum yang tidak tahu bahwa ada kepentingan politik besar dibalik demo 4 November 2016.

    Kita harus mempertanyakan niat tulus aksi demo kemarin, murni lillahi ta'ala atau karena ada pesanan. Kalau murni membela agama, mengapa harus ada hoax. Tidak tahu atau memang sengaja ingin mendapatkan pengakuan publik agar aksinya disebut benar sepenuhnya. Berikut hoax yang beredar di dunia maya. Fitnah tanpa tedeng aling-aling:

    1. Hoax Provokator Orang Nasrani

    Hoax keji pertama adalah yang mengatakan oknum provokator warga Nasrani, bahkan sampai mengarang cerita "ditemukan KTP provokator agama Katolik".

    Berdasarkan foto, teridentifikasi anggota HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) sedang memukul aparat menggunakan kayu / bambu. Sudah dibuat Duta Islam beritanya. Klik Mahasiswa Unas Beratribut HMI Disebut Ratu Adil Terdepan Memicu Kerusuhan.  Ini gambar hoax nya dari Jonru.


    2. Hoax Provokator Wartawan (dari Azzam Mujahid Izzulhaq)

    Akun facebook Azzam Mujahid Izzulhaq sempat menebar hoax wartawan Kompas TV sebagai pelaku provokator yang menyamar dan menyusup.

    Namun setelah diklarifikasi Kompas TV, Azzam mengakui salah karena telah menebar hoax, dan meminta maaf kepada Kameramen Muhammad Guntur sebagai berikut:

    "Dengan ini saya, Azzam Mujahid Izzulhaq, menyatakan bahwa saudara Muhammad Guntur, adalah benar-benar wartawan Kompas dan BUKAN provokator. Atas ketergesaan dan kekeliruan yg saya lakukan, saya memohon maaf yg sebesar-besarnya."


    3. Hoax Penjarah Warga Cina

    Hoax keji ketiga adalah foto oknum warga etnis Tionghoa yang disebar disertai klaim sebagai pelaku penjarahan minimarket di Penjaringan.

    Setelah ditelusuri ternyata foto tersebut diambil dari berita lama tertanggal 5 Agustus 2016 mengenai warga Tiongkok Ilegal di daerah Kedoya.



    Ini berita aslinya, yang dibuat orang tak bertanggungjawab untuk memanasi muslimin yang cinta agamanya karena Al-Qur'an, walau sudah dipolitisasi: Warga China Ilegal di Kedoya Sudah Tipu Sejak 5 Bulan Lalu. 

    4. Hoax Aparat Mendzalimi

    Hoax keji keempat adalah "Aparat Bantai Umat Islam" yang ditulis oleh laman page facebook salah satu motor penggerak aksi 4 Nov.

    Kenyataan di lapangan aparat kemanan mengambil posisi defensif (bertahan), tidak agresif, bahkan setelah terjadi tindakan anarkis memukuli aparat menggunakan kayu / bambu.

    Aparat menggunakan Gas Air Mata sesuai SOP Protap Demo yang mewajibkan pendemo membubarkan diri pada jam 18:00.

    Berdasarkan hukum yang berlaku, aparat boleh menggunakan gas air mata apabila pendemo menolak dibubarkan setelah jam 18:00. Aparat sudah benar.


    Video bukti aparat diserang, bisa Anda saksikan di bawah ini:



    5. Hoax Aktualisasi Jihad Sebagai Perintah Melawan Ahok

    Untuk meyakinkan pembacanya, anak-anak yang tergabung dalam NU Garis Lurus menjungkirbalikkan fakta bahwa Aktualisasi Jihad adalah dengan cara melakukan perlawanan kepada kafir. Ini fitnah keji. Silakan simak beritanya: NUGL Berulah, Rapat Akbar Reolusi Jihad Dihasud Jadi Perintah Makar.



    Mohon bantuan ngeshare agar hoax-hoax seputar demo politis 4 November 2016 kemarin tidak digunakan untuk mengobarkan api permusuhan SARA lintas etnis, lintas agama dan lintas politik kepentingan. Karena kita tahu, hoax adalah teror informasi. Terima kasih. [dutaislam.com/ab]

    Rubrik:

    hoax
    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: