Rabu, 12 Oktober 2016

Dialog Kasrin Haji Gaib dengan MUI Setelah Pulang

kakek rembang yang haji gaib

DutaIslam.Com - Setelah membuat kontroversi atas ulahnya mengaku haji bersama mahkluk gaib, sebagaimana direlai Duta Islam dalam berita "Dibantu Makhluk Gaib, Tukang Becak Ini Naik Haji Tanpa Daftar", Majelis Ulama Indonesia (MUI) menelusuri bukti-bukti atas pengakuannya itu. Mereka datang sebagai warga biasa dan berdialog dengan Haji Kasrin, pelaku Haji Gaib asal Rembang. Berikut pertanyaan MUI Rembang yang dijawab oleh Kasrin:

MUI: Benarkah Anda pergi ke Mekkah?

Kasrin: Njeh Pak, (iya pak).

MUI: Terus di Mekkah Anda kemana saja?

Kasrin: Kulo teng hotel mawon (Saya di hotel saja)

MUI: Hotel apa namanya?

Kasrin: Wah kulo mboten ngertos (Wah, saya tidak tahu)

MUI: Setelah di hotel, Anda berarti melakukan ibadah haji ya?

Kasrin: Nggeh Pak (Iya Pak).

MUI: Bagaimana caranya melakukan ibadah haji?

Kasrin: Pokoke kulo nderek nganut kaleh (jin) Bu Indi (Pokoknya saya ikutin Bu Indi). [Sebelumnya Kasrin mengaku dituntun jin yang disebut bernama Bu Indi. Kata dia, Indi adalah penumpang becak langganannya].

MUI: Ibadah haji ada namanya wukuf di Arafah. Anda ke Arafah?

Kasrin: Mboten (Tidak)

MUI: Di Mina kan ada lempar jumroh. Anda lempar jumroh?

Kasrin: Nggeh Pak (Iya Pak).

MUI: Lempar jumroh pakai apa?

Kasrin: Mboten kalian nopo-nopo (tidak pakai apa-apa)

MUI: Loh, tidak pakai kerikil?

Kasrin: Mboten (Tidak).

MUI: Lalu, Anda Tawaf tidak?

Kasrin: Thowaf

MUI: Bagaimana caranya?

Kasrin: Pokoke kados wong-wong niku (Pokoknya seperti yang dilakukan orang)

MUI: Anda ngerti tidak bagaimana Tawaf?

Kasrin: Ngertos mboten ngertos (Mengerti tidak mengerti)

MUI: Tawaf di lapangan?

Kasrin: Nggeh teng lapangan (Iya di lapangan)

MUI: Anda pakai kain ihram tidak?

Kasrin: Mboten Pak (Tidak Pak)

MUI: Terus, kamu naik haji pakai baju apa?

Kasrin: Ngangge pakaian putih. (Pakai pakaian putih. Yang dimaksud yakni, baju putih, celana putih, kopiah putih)

MUI: Belanja kan harus pakai uang real. Dikasih uang ndak?

Kasrin: Ndak. Dibelikan makan oleh Bu Indi.

Nah atas jawaban-jawaban yang tidak jelas itu, MUI Kabupaten Rembang akhirnya menyatakan Kasrin tak pernah pergi berhaji. Mungkin saja dia berhaji bukan ke Makkah, tapi ke lain tempat. Atau, hanya mengaku-ngaku berhaji untuk populer. Dan ia lumayan berhasil karena sejak datang dari haji misteriusnya, banyak orang datang dengan rombongan bus. [dutaislam.com/ ed]
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini