Senin, 19 September 2016

Manusia Paling Dekat Dengan Tuhannya Orang Wahabi


DutaIslam.Com - Pada suatu petang, kang Bangkak lewat depan pondok mbah Lalar, "asssalamu 'alaikum," kang Bangkak uluk salam

"Wa 'alaikum salam, wangi amat kang, dari mana tadi?" Sapa Mbah Lalar.

"Biasa Mbah, habis dauroh di masjid sebelah," jawab Kang Bangkak dengan wajah ceria.

"Ooooh baguuuuuuus, silakan mampir kang, masih ada kopi nie," Mbah Lalar memperlihatkan persahabatannya.

Kang Bangkak diam, seperti berpikir keras.

"Kenapa sieh kang, seperti galau gitu?" Rayu Mbah Lalar.

"Gak juga sieh Mbah, tapi ini kan malam Jum'at ana harus persiapan tidur sore untuk bisa mendekatkan diri kepada Allah," jawab kang Bangkak datar.

"Aaah masih sore gini kok, masak sieh semangat Ibadah Kang Bangkak kalah sama kantuk? yang semangat dunk," (diraihnya tangan Kang bangkak, beliau seret dengan agak memaksa)

Kang Bangkak duduk, sebentar kemudian istri Mbah Lalar membawakan kopi dan ubi rebus, "monggo silakan ustadz," istri Mbah Lalar mempersilahkan dan segera berlalu, duduk dibalik tirai, beliau telah mampu menebak, "pasti akan ada pembicaraan asyik nieh," begitu pikir Nyi Lalar.

"Ayo, monggo kang dinikmati nikmat Allah yang ada," Mbah Lalar mulai membuka pembicaraan.

"Oh ya Mbah .... syukron, jazakallahu khairan," jawab kang Bangkak sambil mengambil ubi.

"Ngomong-ngomong tadi Kang Bangkak bilang mendekatkan diri kepada Allah," Mbah Lalar nanya serius.

"Iya Mbah emang kenapa?"

"Ayo, sekarang tebak-tebakan," Mbah lalar mulai beraksi.

"Tebak-tebakan apaan sieh Mbah?" Bangkak pun penasaran

"Ayoooo manusia jenis apa yang paling dekat dengan Allah, menurut akidah Kang Bangkak?" Tanya mbah Lalar.

"Malaikat!!!"

"Aku bilang Manusia kok," Mbah Lalar menukas.

"Pasti Nabi Muhammad !!!!"

"Salaaaaaaaaah!!!"

"Mbah lalar jangan bercanda deh......" Kang Bangkak mulai bingung

"Aku serius lho," kang Bangkak sambil nyeruput Kopi

"Astaghfirullah, Mbah Lalar gak percaya kalo yang paling dekat dengan Allah itu nabi Muhammad?" Kang Bangkak mulai memanas.

"Saya yakin Nabi Muhammad itu Hamba yg paling dikasihi Allah, tapi bukan dekat dengan Allah" Mbah Lalar serius...

"Lalu siapa Manusia yang paling dekat dengan Allah, Mbah?"

"Lha makanya, yuk kita tebak-tebakan, dan Kang Bangkak harap konskuen dengan keyakinan yang ditanamkan oleh Ustadz Kang Bangkak," jawab Mbah Lalar

"Maksudnya?"

"Kok malah nanya terus sieh kang Bangkak ini? Saya yang memberi tebakan kok!!!" Mbah Lalar sewot.

"Oke deh, ana nyerah, terus sebenarnya siapa manusia yang paling dekat dengan Allah?" jawab kang Bangkak

"Astronot!!!!!" jawab Mbah Lalar cepat.

"Lho kok?"

"Iya dong, kan astronot itu yang suka naik turun dari bumi ke langit," jawab Mbah Lalar.

kang Bangkak diam.

"Kok diam, betul apa salah?" Tanya mbah Lalar lagi.

"Ana gak ngerti deh maksud Mbah," kang Bangkak

"Lha kata kamu Allah ada di atas langit khan, berarti yang suka naik kelangit itulah orang yang dekat dengan Allah, dan Astronot adalah orangnya.... Betuuul?"

Baca juga: Allah punya Kaki Gedee Sekali di Singgasana Langitnya. 


Kang Bangkak segera menyruput kopinya, dan tersedak tak mampu berkata-kata lagi, langsung pulang pamit sambil ngomel ngedumel dalam hati "Jiancooooooook"

Sementara Nyi Lalar dari balik tirai tak kuasa menahan tawanya. Hahaha [dutaislam.com/ ab]

Source: KBAswaja
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini