Selasa, 27 September 2016

Doa dalam Shalawat Nariyah


DutaIslam.Com - Semalam ada yang bertanya dari Banyuwangi begini: "Kami yang di bawah bingung, itu salawat Nariyah tapi isinya doa, mestinya salawat itu dipisah dengan doa. Salawat ya salawat saja. Jangan dicampur dengan doa. Saya ini orang NU tapi tidak mengamalkan Nariyah".

Saya kemudian menjawab pertanyaan tersebut dengan atsar berikut ini:

 ﻋﻦ ﻋﻠﻲ - ﻳﻌﻨﻲ اﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻃﺎﻟﺐ - ﻗﺎﻝ: ﻛﻞ ﺩﻋﺎء ﻣﺤﺠﻮﺏ ﺣﺘﻰ ﻳﺼﻠﻰ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ - ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻭﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ.
ﺭﻭاﻩ اﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﻓﻲ اﻷﻭﺳﻂ، ﻭﺭﺟﺎﻟﻪ ﺛﻘﺎﺕ.

ﻭﻗﺪ ﺗﻘﺪﻡ ﻓﻲ ﺃﻭﻝ اﻟﺒﺎﺏ ﻗﺒﻞ ﻫﺬا ﺣﺪﻳﺚ اﺑﻦ ﻣﺴﻌﻮﺩ، ﻭﻫﻮ ﺣﺪﻳﺚ ﺟﻴﺪ، ﻭﺣﺪﻳﺚ ﺟﺎﺑﺮ، ﻭﺣﺪﻳﺚ ﻓﻀﺎﻟﺔ ﺑﻦ ﻋﺒﻴﺪ.

Ali bin Abi Thalib berkata: "Setiap doa akan terhalang hingga dibacakan salawat kepada Nabi Muhammad shalla Allahu alaihi wa sallama dan keluarganya."

(Riwayat Thabrani dalam al-Ausath, para perawinya terpercaya. Telah disampaikan di awal bab sebelum riwayat ini sebuah hadis Ibnu Masud, hadis bagus, hadis Jabir dan Hadis Fudlalah bin Ubaid [Majma' Zawaid])

Dengan demikian, doa yang diawali dengan salawat akan lebih besar peluang dikabulkan oleh Allah. Selain itu, arti sholawat sendiri juga menunjukkan makna doa. Terimakasih. [dutaislam.com/ ab]

Ma'ruf Khozin, narasumber Hujjah Aswaja TV9
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini