Dutaislam.com mengapresiasi batalnya Permendikbud 23/2017 dan Mengutuk Keras Situs Adudomba Milik Kader Muhammadiyah Sangpencerah.id!

  • Uhuy, Erdogan Akhirnya Buka Lembaran Baru dengan Rusia

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Jumat, 12 Agustus 2016
    A- A+

    DutaIslam.Com - Bagaimana pendapat Anda mengenai Erdogan berkunjung ke Rusia? Sebenarnya yang menarik dari sowan-nya Erdogan ke Rusia menemui Vladimir Putin itu bukan dari sisi Erdogan-nya, tapi tingkah para fans clubnya di sini yang gelap mata dalam membela junjungannya itu. 

    Saya yang sejak lama mengikuti watak politik Erdogan sama sekali tidak terkejut dengan kunjungan pendekatan Erdogan ke Rusia ini. Bagaimanapun Erdogan harus menentukan sikap, di satu sisi ia menghadapi tantangan berat dari segi politik, ekonomi dan perdagangan dalam lembaran buruk dengan Rusia.

    Di sisi lain dia juga harus me-manage hubungannya dengan para sekutunya di NATO dan USA. Di sisi lain dia harus mengakomodir ekspektasi para fans IM-ersnya di dalam dan luar negeri.
    Di sisi lain dia juga masih sibuk mengatur strategi untuk membungkam para 'Gullenis'. 

    Di sisi lain ia masih pusing untuk meredam pergerakan kaum Kurdi. Di sisi lain dia sibuk dengan ratusan ribu tentakel-nya di Suriah yang sudah menghabiskan milliaran dollar tanpa sinyal hasil yang berarti. Belum lagi kasus-kasus di dalam negeri yang membelitnya seperti korupsi, pembredelan pers, sampai ijazah palsu.

    Yang menarik itu para fans clubnya di sini yang kebingungan mengatur strategi bagaimana cara menjaga reputasi sang 'Khalifah' idola agar tak kehilangan nama.

    Bagaimana tidak? Dari kemarin mereka begitu over membangga-banggakan Erdogan sebagai "pemimpin suci" yang sangat keras dalam menentang Rusia, satu-satunya pemimpin muslim yang tegas mengeluarkan ancaman perang pada Putin, dan berani menantang aksi militer Rusia di Suriah.

    Bahkan FP-FP seperti Sahabat Erdogan, Middle East Update dan Sultan Erdogan saban hari selalu memberitakan persiapan latihan militer raksasa antara militer Turki bersama militer Saudi yang dinamakan 'North Thunder' untuk segera diterjunkan ke Suriah mengkonfrontasi langsung militer Rusia dan Suriah di tanah Syam.

    Puncaknya, puja-puja mereka semakin menjadi-jadi ketika Turki menembak jatuh Jet tempur Su-24 Rusia di langit Latakia Utara Suriah. Ditambah retorika Erdogan yang menolak meminta maaf dan langsung mengumpulkan seluruh Jenderal-nya, serta mengadakan pertemuan dengan NATO dan Obama seminggu pasca kejadian. Seakan ia sudah mempersiapkan perang besar dengan Rusia.

    Apa mau dikata, semua ekspektasi yang sudah terbang begitu tinggi itu buyar hari ini. Para fans yang sudah tidak sabar menunggu perang Armageddon antara Rusia sang "Kafir Komunis Pembantai Ahlusunnah Suriah" melawan Turki "Kekhalifahan Neo-Ottoman" di bawah kepemimpinan Sultan Recep Tayyep Erdogan harus terbangun di tengah "mimpi basah" mereka yang tinggal klimaks.

    Bukannya jadi perang, sang Khalifah Idola yang gagah berani itu hari ini justru mengunjungi Rusia dengan penuh kerendahan diri memohon perbaikan hubungan dengan Rusia, dan bahkan membahas kompensasi yang harus dibayar Turki atas Su-24 yang dulu ia tembak sebagai bukti penyesalan.
    Boro-boro mau merealisasikan hasil latihan perang akbar 'North-Thunder' dengan Saudi untuk mengkonfrontasi Rusia dan Assad di Suriah.

    Sang Khalifah dengan senyum bau tanahnya mengaku sangat bahagia bisa berkunjung ke Rusia dan membuka lembaran baru dengan Rusia. Ya, dengan Rusia yang selama ini disebut para fansnya di sini sebagai negara kafir harbi pembantai Ahlusunnah Suriah, Erdogan kini malah mengaku bahagia bisa berkunjung dan memperbaiki hubungan dengannya.

    Citra pemimpin Muslim idola yang begitu gagah menentang kafir buyar seketika. Dan yang paling lucu ketika melihat tingkah kelimpungan para fansnya di sini melihat adegan anti-klimaks yang dipertontonkan sang Idola.

    Semua bingung mencari pembenaran. Ada yang mendadak jadi analis geopolitik menyebut itu sebagai siasat politik Erdogan. Ada yang mendadak jadi ahli Tarikh Islam membenarkan itu dengan mencocoklogikan dengan perjanjian Hudaibiyah yang dilakukan Nabi.

    Namun ada juga yang (seperti biasa) jadi speaker radio rusak yang berulang kali memainkan lagu yang sama kepada pengkritik Erdogan "Dasar Kafir! Syiah! Syi'ah! Musuh Islam! Antek Yahudi!".

    Ya begitulah saudara-saudara ketika para fans kecewa. Mereka sudah terlanjur menempatkan Erdogan sebagai sosok "Ksatria suci berkuda putih" tanpa secara rasional melihat Erdogan adalah politikus yang tiap gerak-geriknya didasarkan pada kepentingan politiknya.

    Erdogan, tidakkah kau pikirkan perasaan jutaan fans-mu di Indonesia sini? Kamu jahat deh! [dutaislam.com/ ab]

    Source: KBAswaja
    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR:

    1 komentar:

    erdogan is the best pemimpin baru dunia islam