Senin, 08 Agustus 2016

10 Doa Agar Anak Sholeh


DutaIslam.Com - Untuk mendapatkan keturunan yang berakhlak mulia, ada cara-cara orang shalih yang dipraktikkan setiap saat. Mulai dari doa hingga mencuci beras. Berikut adalah 10 tips mendo'akan agar memiliki anak-anak yang shaleh/shalihah. Baca dan amalkan, insyaallah mendapatkan anugerah putra-putri shalih shalihah. 

1. Kalau tiba-tiba teringat pada anak, kirimkan bacaan al Fatihah. Sampai ke ayat "iyyakanakbudu waiyyakanastain" (Hanya kepada Mu kami menyembah dan hanya kepadaMU kami memohon pertolongan), mintalah apa saja hajat saat itu yang ada hubungannya dengan anak yang kita ingat saat itu juga. Teruskan membaca surat al-Fatihah, doakan semoga anak kita diberi kepahaman yang sebenarnya dalam urusan agamanya, memiliki ilmu yang bermanfaat dan serahkan urusan anak kepada Allah untuk menjaganya.

2. Pandang wajahnya saat dia tidur, ucapkan: "Ibu mau (nama anak) jadi anak yang sholeh, sayang...". Coba amalkan (kata-kata ini bermakna kita bercakap dengan rohnya) dan ucapan ini adalah doa. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

3. Bangun shalat malam, shalat lah di sisinya. Maksudnya kita shalat dalam kamar dia dan dekat dengan ananda. Jika kita sering melakukannya dan kita juga selalu beritahu dia bahwa kita sering doakan dia, dia akan merasakan satu ikatan kasih sayang yang hakiki yang kita sangat sayang pada dia dan mau dia jadi anak yang sholeh. Dia akan tahu kita selalu shalat hajat untuknya.

4. Minta dikasihani. Ucapkan setiap saat bahwa kita ini sedang menunggu panggilan Allah. Jika dia tidak jadi anak sholeh bermakna dia tidak sayang kita dan tentunya kita akan merana di alam Barzah nanti.

5. Peluklah anak selalu walaupun dia sudah besar, sebagaimana kita sayang dia saat kecilnya. Aura ciuman dan belaian ibu sambil bisikkan padanya bahwa kita bangga mempunyai anak sepertinya.

6. Maafkan anak kita setiap waktu walaupun perbuatannya amat melukai hati kita. Muhasabah diri, mungkin kesalahan yang anak kita lakukan itu adalah karena dosa-dosa kita dimasa lalu.

7. Yang paling penting jaga tutur kata kita, jangan sekali-kali ucapkan perkataan yang bisa melukai hatinya. Jika ini terjadi juga karena kita khilaf, cepat-cepat cari waktu yang sesuai untuk kita minta maaf padanya. Mengakulah padanya itu kelemahan kita, kita marah karena dia berbuat salah, bukan bermaksud membenci.

8. Amalkan membaca ayat 40 Surat Ibrahim supaya kita, anak kita dan keturunan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang tetap mendirikan sholat. (Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku).

9. Selalu ingatkan anak bahwa tak ada gunanya pangkat, belajar tinggi, harta banyak, hafal Quran sekalipun, kecuali mempunyai akhlak yang mulia. Allah tidak melihat wajah yang cantik, tapi melihat hati yang cantik.

10. Saat mencuci beras niatkan. "Ya Allah...lembutkanlah hati anak-anakku, sebut nama anak kita untuk paham agamanya (anak yang tak paham agama akan bawa orangtuanya juga ke neraka) seperti engkau lembutkan beras ini menjadi nasi". Cuci beras lawan arah jam (putar kekiri seperti orang thawaf ) sambil sholawat kepada Nabi Muhamad saw. 

Hati jangan lalai saat melakukan semua hal di atas, dan ingat kepada Allah selalu. Jika ingin mengamalkan, silakan ketik "Qabiltu" atau "Saya Terima" di kotak komentar. Ini ijazah ammah (umum) untuk semua kaum muslimin. [dutaislam.com/ ed]
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini