Minggu, 10 Juli 2016

Panglima ISIS Indonesia Ini Dirikan Pusat Ruqyah Untuk Danai Operasinya


DutaIslam.Com - Foto di atas, yang berbaju batik adalah Ustad Adam Amrullah, salah satu panglima baru ISIS (Indonesia), di sebelah kanannya (jaket cokelat) adalah Ustadz Perdana Ahmad, salah satu mujahidin dalam perang Poso dan Ambon. 

Mereka tergabung dalam Islamic State of Indonesia Syar'i (ISIS). Prinsip politiknya: Tauhid wal Jihad. Mereka menyatakan bahwa: 1. Presiden Thogut, 2. Panglima TNI Thogut, 3. Kapolri Thogut, 4. Pancasila Thogut, 5. Bendera Merah Putih Thogut. 

Adam Amrullah yang tak lain adalah pengisi acara Ruqyah di salah satu stasiun televisi nasional menyebut dirinya sebagai panglima baru ISIS di Indonesia.

Amrullah menjelaskan kalau mereka adalah yang mendirikan pusat-pusat ruqyah sebagai sarana dakwah dan mendapatkan maisyah untuk ongkos jihad menegakkan syariat Islam di Indonesia serta untuk mengirim mujahidin ke wilayah konflik.

“Indonesia merupakan negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia, tetapi kita belum dapat menegakkan syariat Islam karena negara ini dipimpn oleh thagut, dari presiden sampai dengan gubernur, kapolri, panglima TNI, bupati, camat, kepala desa, bahkan juga ketua RT, tidak sedikit mujahid yang menjadi syahid karena laporan ketua RT atas keberadaan sahabat-sahabat kita,” tegas Amrullah.

“Namun, hal tersebut bukanlah menjadi pemupun semangat jihad kami, itu merupakan cambuk penyemangat. Setiap nyawa seorang polisi, tentara ataupun para pejabat pemerintah dari Ketua RT sampai dengan Presiden menjadi balasan surga di sisi Allah SWT. Janji Allah itu pasti, Allahu Akbar,” teriak Amrullah dengan penuh semangat. [dutaislam.com/ ab]

Source: satuislam

Tentara Bayaran ISIS

Atribut ISIS: Sang ustadz selfie bersama anggota ISIS Indonesia lainnya

Kokang Senjata: Mencari anggota baru di Indonesia
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post

3 komentar

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Mimin situ yg otaknya koplak, kalau gue mah gak mau dikadalin artikel kaya gini.

POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini