Rabu, 13 Juli 2016

Mudik ke Tanah Kelahiran Pun Pernah Dilakukan oleh Rasulullah


DutaIslam.Com - Dalam menafsirkan firman Allah, QS Al-Qaşaş 85 yang artinya: "Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali...".

Teks "Ma'ad" memang banyak penafsiran dari sebagian Sahabat-Tabiin. Adakalanya kiamat, surga dan Makkah.

 ﻋﻦ ﻣﺠﺎﻫﺪ ﻓﻲ ﻗﻮﻟﻪ: {ﻟﺮاﺩﻙ ﺇﻟﻰ ﻣﻌﺎﺩ} 
: ﺇﻟﻰ ﻣﻮﻟﺪﻙ ﺑﻤﻜﺔ.
ﻗﺎﻝ اﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺣﺎﺗﻢ: ﻭﻗﺪ ﺭﻭﻱ ﻋﻦ اﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ، ﻭﻳﺤﻴﻰ ﺑﻦ اﻟﺠﺰاﺭ، ﻭﺳﻌﻴﺪ ﺑﻦ ﺟﺒﻴﺮ، ﻭﻋﻄﻴﺔ، ﻭاﻟﻀﺤﺎﻙ، ﻧﺤﻮ ﺫﻟﻚ (تفسير ابن كثير)

Dari Mujahid dalam firman Allah "Benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali", yaitu tempat kelahiranmu di Makkah. Juga diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Yahya bin Jazzar, Said bin Jubair, Athiyah dan Dlahhak (Tafsir Ibni Katsir)

Pulang kembali ke tempat kelahiran di lingkungan kita disebut mudik. Setelah Haji Wada' Rasulullah balik kembali ke Madinah.

Dalam ayat lain (Al-Fath 27) Allah menjanjikan kepada Nabi Muhammad shalla Allahu alaihi wa sallama dapat masuk ke Masjidil Haram di Makkah dalam keadaan aman. Mudik dengan aman rupanya sebuah konsep umum dari al-Quran. Wa Allahu a'lam. [dutaislam.com/ ab]

Ma'ruf Khozin, bukan penafsir hanya mengutip dari para ulama. 
Sedang menikmati mudik ke tumpah darah kelahiran. Ganjaran Malang.
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini