Minggu, 03 Juli 2016

Klarifikasi Pesantren Tebuireng Terkait Kebohongan Pendeta Ruth Erwin Blitar


DutaIslam.Com - Klarifikasi Pondok Pesantren Tebuireng atas beredarnya video di situs Youtube berjudul eks Muslim cucu kiai pesantren "Tebuireng" Jadi Pendeta. Pendeta Ruth Ewin mengakui lakukan kebohongan

Terkait beredarnya video di situs Youtube berisi ceramah seorang pendeta bernama Ruth Ewin dari Gereja Yakin Hidup Sukses (YHS) Blitar yang mengaku sebagai keturunan Kiai Tebuireng, Keluarga Besar Pondok Pesantren Tebuireng merasa perlu menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Bahwa berdasarkan hasil temuan Tim Klarifikasi yang bertemu dengan Pdt Ruth Ewin dan pihak Gereja Yakin Hidup Sukses (YHS) Blitar, telah dapat dipastikan bahwa pengakuan Pendeta Ruth Ewin sebagai keturunan Kiai Tebuireng adalah sebuah kebohongan.

2. Kebohongan tersebut telah diakui oleh yang bersangkutan (Pdt Ruth Ewin) di hadapan Tim Klarifikasi dari Pondok Pesantren Tebuireng dan disaksikan oleh Pengurus Gereja YHS Blitar pada Hari Sabtu, 25 Juni 2016.

3. Terkait dengan beredarnya video rekaman ceramah Pdt Ruth Ewin di hadapan jemaat Gereja YHS Blitar di situs Youtube, pihak Gereja YHS Blitar juga telah mengakui adanya peran aktif dan keterlibatan dari salah satu jemaatnya dalam proses pengunggahan video rekaman tersebut.

4. Bahwa peredaran video tersebut secara viral di berbagai media sosial, telah sangat merugikan Keluarga Besar Pondok Pesantren Tebuireng. Lebih dari itu, kebohongan tersebut juga dapat memicu prasangka dan kegaduhan di masyarakat. Karena itu, kami menuntut pertanggungjawaban yang harus dilakukan oleh Pdt Ruth Ewin secara pribadi dan Gereja YHS Blitar secara kelembagaan.

5. Keluarga Besar Pondok Pesantren Tebuireng menyerukan kepada seluruh alumni dan muhibbin serta masyarakat pada umumnya untuk menyikapi kasus tersebut secara proporsional dan tidak turut serta menyebarkan video tersebut.

Demikian beberapa hal yang dapat kami sampaikan. Hanya kepada Allah kita memohon petunjuk dan pertolongan.

Tebuireng, 1 Juli 2016
Atas Nama Pondok Pesantren Tebuireng
H. Luqman Hakim
Koordinator Tim Klarifikasi

Source: KBAswaja
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post

1 komentar:

Pendeta Ruth Ewin BUKAN pendeta dari Gereja YHS Blitar.


Yang bersangkutan adalah pembicara TAMU yang pada saat itu sedang berkhotbah
di Gereja YHS Blitar atas rekomendasi beberapa pihak lainnya yang sudah
pernah mendengar kesaksian yang bersangkutan, namun tanpa ijin dan
screening dari Sinode Gereja YHS. Tentu saja hal ini juga merugikan
jemaat dan Gereja YHS pada khususnya karena beberapa media menyatakan
bahwa sdri.Ruth Ewin adalah pendeta dari Gereja YHS.


Sekali lagi, 'Pendeta' Ruth Ewin BUKAN pendeta dari Gereja YHS.


Hal ini sungguh sangat disayangkan, dan menjadi pembelajaran supaya
kedepannya kita semua dapat lebih berhati-hati lagi, baik dalam
penjadwalan pembicara, konten khotbah maupun kesaksian, dan senantiasa
berperan aktif dalam menjaga kerukunan intern umat Kristiani sebagai
satu kesatuan tubuh Kristus, maupun kerukunan antar umat beragama secara
nasional dan global. Cukup Gereja YHS saja yang mengalami kejadian
'unscreen preacher' dan kecerobohan ini. Biarlah dapat dipetik pelajaran
berharga dari kejadian ini sebagai introspeksi supaya tidak terjadi
lagi dikemudian hari kepada Gereja-gereja lainnya dan lebih bijaksana
untuk sesuatu yang lebih baik lagi kedepannya.


Diharapkan supaya berita ini tidak terus menerus bergulir menjadi issue yang
meresahkan, karena Gereja YHS Blitar dan pihak Tebu Ireng pun juga
sangat dirugikan. Ruth Ewin sangat menyesal dan telah menyatakan
permohonan maaf kepada pihak-pihak yang tersakiti oleh karena
kesaksiannya tersebut dan saat ini sedang diberikan pendampingan karena
yang bersangkutan sedang mengalami shock berat.


Demi kebaikan dan kedamaian bersama, diharapkan juga agar pihak-pihak yang
meng-upload tayangan tersebut dapat segera menghapus atau mengganti
berita yang sangat merugikan Lembaga kami, sebab Ruth Erwin bukanlah
Pendeta dari Gereja YHS.


Dengan segala kerendahan hati, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin..

Tuhan memberkati

POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini