Jumat, 15 Juli 2016

Jika Melamar Pekerjaan, Jangan Share Postingan Jonru. Bahaya!


DutaIslam.Com - Seorang teman, HRD di salah satu perusahaan nasional ternama, dengan mengejutkan bercerita bahwa beberapa waktu belakangan ini, dia menerapkan seleksi mendalam calon karyawan yang menjadi kandidat kuat karyawan baru dengan menelusuri akun medsos calon karyawan tersebut.

Kicauan mereka di Twitter dan Facebook mendadak diobok-obok dengan beberapa metode yang tidak perlu saya jelaskan teknisnya di sini. Intinya, begitu terindikasi anti sosial, langsung delete dan coret.

Apalagi gejala psikopat, misuh tidak jelas di medsos, rasis, ngeyelan, hobi ngafir-ngafirkan, pengkavling sepihak surga, sering mengeluh, dan deteksi awal depresi, langsung di-stabillo merah, delete dan coret.

Baca juga: (Isi Postingan Jonru Banyak Hoax dan Fitnah)

Menariknya, salah satu kategori a-must-coret-nya adalah akun calon karyawan yang sering share tulisan Jonru. Yes, Jonru.

Awalnya, saya pikir itu adalah antipati dan apriori pribadi beliau, tapi ternyata tidak. Tim HRD beliau, menerapkan sistem profiling calon karyawan yang ketat dan fair dari banyak aspek.

Dan hampir selalu, 99% profil yang dianggap tidak bermutu, calon biang kerok, provokator, imbesil, secara kebetulan (atau tidak kebetulan), setidaknya pernah satu kali share postingan Jonru. Dan kabarnya, HRD-HRD yang lain kadang menerapkan metode serupa. 

Moral of The Story:
bagi kalian yang ingin berteriak seperti orang gila di medsos, blog, vlog, youtube, twitter, khususnya yang masih membutuhkan melamar kerjaan, pertimbangkan lagi secara seksama apa yang kalian update, posting, upload, dan koment.

Kecuali kalian sudah bertekat bulat menjadi motivator merangkap penjual seprei online, seperti Jonru
yes, Jonru yang itu! [dutaislam.com/ ab]

Source: Tito
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini