Senin, 13 Juni 2016

Tidur Setelah Sahur Bisa Mengakibatkan Kanker

DutaIslam.Com - Habis sahur memang ngantuk, tapi jangan langsung tidur, sebab ketika tidur semua organ dalam tubuh akan melambat metabolismenya, seperti usus dan lambung akan lambat dalam mencerna makanan. Akibatnya, makanan tidak tercerna dengan sempurna. 

Makanan yang tidak tercerna dengan sempurna akan di "makan" oleh bakteri buruk. Di sinilah jumlah bakteri buruk di lambung dan usus menjadi lebih dominan, dimana sifat bakteri ini selalu anaerob (miskin oksigen) karena hasil metabolisme bakteri bersifat asam. 

Bakteri akan menghasilkan zat asam nitrit yang bersifat sangat asam. Asam nitrit akan meningkatkan derajat keasaman tubuh. Ketika derajat keasaman tubuh meningkat drastis, maka ia akan membebani sistem metabolisme tubuh. 

Asam nitrit sangat beracun untuk liver Anda. Liver akan bekerja keras melawan racun. Sel darah putih akan gencar diproduksi untuk melawan bakteri jahat tadi. Tubuh kita akhirnya akan bekerja lebih keras hanya untuk  menghilangkan racun. Terjadilah penumpukan gas racun amonia dalam tubuh akibat makanan yang tidak tercerna menjadi busuk dalam usus dan lambung. 

Kesimpulan
Tidur setelah sahur akan berkontra-indikasi terhadap tujuan puasa: yaitu ingin sehat, karena dapat merusak liver akibat dominanasi bakteri jahat dalam tubuh. Tidur setelah sahur akan menambah derajat PH keasaman sehingga tubuh menjadi an-aerob (miskin oksigen). Ingat, jika PH tubuh Anda <4 maka sel kangker akan mulai tumbuh. Sel kanker akan tumbuh pesat pada sel tubuh yang paling anaerob.

Rasulullah SAW tidak pernah tidur setelah sahur. Usahakan lawan kantuk dengan bertadarus, mengaji, membaca buku dan lainnya. Sekalian ibadah dan tambah pahala bukan? [dutaislam.com/ ab]

*****************
Obat kanker, klik gambar di bawah ini: 

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini