Minggu, 12 Juni 2016

Seringkali Rasulullah Berbuka Dengan Hanya Sebutir Kurma

berbuka puasa dengan kurma rasul

DutaIslam.Com - Dalam sebuah riwayat Imam Malik (lengkapnya Malik bin Anas bin Malik bin `Amr Abu `Abd Allah al-Humyari al-Asbahi al-Madani yang lahir di Madinah tahun 714M/93H - 800M/179H, pendiri Madzhab Maliki), dalam sebuah riwayat di bulan Ramdhan pada saat berbuka puasa beliau menangis hingga bercucuran air matanya membasahi janggutnya, lalu salah satu muridnya bertanya:

"Wahai guruku yang mulia, kenapa engkau menangis sedemikian sedih serta menyayat hati kami?" Apakah ada di antara kami yang membuat hatimu sedih, atau hidangan ini kurang berkenan?

Imam Malik: ''Tidak, tidak wahai murid-muridku. Sungguh kalian adalah murid-murid terbaikku dan sangat hidmah padaku. Bahkan hidangan ini teramat nikmat buatku''

Murid: ''Lalu kenapa wahai guru kami yang tercinta?

Imam Malik: ''Sungguh aku pernah berbuka dengan guruku (Sayidina Al-Imam Ja'far As-shodiq) cucu baginda Rasulillah dalam makanan yang nikmat seperti saat ini, dan beliau (Sayidina Ja'far As-shodiq) berkata sambil terisak:

''Wahai Ibnu Anas (Imam Malik), tahukah engkau, Rasulullah terkadang berbuka dengan 3 buah kurma dan air tapi beliau merasa sangat nikmat penuh syukur. Bahkan seringkali Rasulullah hanya berbuka sebutir kurma dibagi dengan Aisyah, tapi sungguh, beliau merasa sangatlah nikmat. Beliau (Rasulullah) sedikit sahur dan buka, tapi sangatlah banyak ibadah dan syukur, dan beliau selalu mendo'akan kita, umatnya yang selalu lalai kepada baginda''.

Sedang hari ini kita dipenuhi makanan nikmat dalam berbuka, tapi kita sangatlah jauh dari ibadah dan rasa syukur!

Lanjut Imam Malik, dan tahukah kalian, setelah berkata itu, maka guruku manusia yang mulia itu (Sayidina Ja'far as-Shodiq) pingsan karena tiada mampu terkenang akan Rasulallah.

Setelah Imam Malik menceritakan itu sambil terisak pada murid-muridnya, maka tiba-tiba ruangan tersebut menjadi haru dengan isak pilu kerinduan pada baginda Rasulullah. [dutaislam.com/ ab]

Source: Kitab Syamailurrasul.
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini