Rabu, 15 Juni 2016

Kiai Wahab Makan Dawet Saat Puasa


DutaIslam.Com - Ada anekdot di kalangan pesantren. Pada saat Ramadan, Kiai Wahab Hasbullah (tokoh penggerak NU dan Pahlawan Nasional), dalam perjalanan dari Jakarta mau pulang ke Jombang. Pada suatu siang, bersama rombongan  ia mampir di kota Tegal. Ketika didapati ada warung dawet, mereka berhenti. 

Sontak penjual dawet pada gemetaran karena yang turun dari mobil para kiai dengan baju khas kiai Jawa. "Wah, kita mau dimarahi para alim itu," kata si ibu penjual dawet pada suaminya.

"Sedia apa ini Bu. Saya mau makan," kata Kiai Wahab. 

"Nggih, Kiai," kata penjual dawet yang tadi tampak gemetar kini mulai stabil badannya.

Sambil menikmati dawet, Kiai Wahab tanya, "Tadi kenapa kok terkesan ada yang aneh."

"Karena kami takut bila diobrak lantaran berjualan di bulan Puasa," jawabnya.

"Oh..." serentak Kiai Wahab dan rombongannya tersenyum lebar.

Lalu dijelaskan."Ibadah puasa itu kewajiban setiap Muslim beriman. Tp ada yang tidak wajib dan bisa diganti hari yang lain. Seperti kami yang musafir justru beruntung. Ketika kami lapar bisa sampeyan layani dengan minum dawet. Coba kalau tidak ada yang berjualan seperti sampeyan, kami lebih merasa sulit," tutur Kiai Wahab [dutaislam.com/ rn]

Source: KBAswaja
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini