Rabu, 20 April 2016

9 Alasan Mengapa Harus Fanatik Kepada NU

foto ulama nu

Oleh Panembahan Mlangi 

DutaIslam.Com - Saya sering menerima kritikan supaya jangan terlalu fanatik atau fanatik buta dengan NU (Nadlatul Ulama) dan dengan berbagai alasan dikemukakan. Intinya kebanyakan yang saya tangkap dari semua kritikan dan alasan itu adalah supaya saya tidak lagi berada di jalur NU yang menurut mereka NU itu sudah melenceng, sudah bengkok dan sebutan lainnya. 

Dan, sekarang saya mau menanggapi atau mengklarifikasi kenapa saya sangat fanatik terhadap NU:

1. Karena NU dianugerahkan oleh Allah untuk Indonesia lewat para wali Allah. (Baca: NU Lahir Untuk Indonesia)

2. Kontribusi NU terhadap kemerdekaan sangat besar bagi Indonesia dan tetap konsisten menjaga kedamaian, menjaga persatuan dan kesatuan seluruh ummat tidak hanya untuk ummat Islam saja, tapi semua umat di Indonesia (catatan penting). 

3. Fanatik terhadap NU itu tidak merugikan orang lain, kelompok, golongan, ajaran atau firqah yang lain. Karena NU tidak mudah untuk menyesat-nyesatkan atau mengkafir-kafirkan kelompok atau ajaran yang lain.

4. Kenapa saya fanatik terhadap NU karena NU tidak hanya menjunjung tinggi ukhuwah islamiyyah tapi juga ukhuwah basyariyyah (persaudaraan seluruh umat).

5. NU itu sebagai mayoritas umat Islam (as-sawadul a'dham) yang menganut ajaran ahlussunah wal jama'ah.

6. Selalu konsisten menjaga tradisi dan amaliyah ulama salaf yang sanadnya sampai kepada Rasulullah SAW.

7. NU adalah organisasi Islam yang lahir dari bumi pertiwi. Jadi NU akan selalu bersama negara. "Hubbul wathan minal iman". NKRI Harga Mati.

8. NU mempunyai konsep pendidikan Islam yang mengedepankan adab menerapkan ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin sehingga tidak ada lulusan pesantren NU yang menjadi teroris.

9. Ini yang paling penting kenapa saya fanatik terhadap NU karena "NU saklawase".

Dan masih banyak alasan yang lain kenapa saya sekarang sangat fanatik terhadap NU (Nahdlatul Ulama) tapi saya rasa ini sudah lebih dari cukup. Sekarang saran saya untuk mereka, silakan pilih jalannya sendiri. Toh itu akan dipertanggungjawabkan masing-masing nanti. Yang penting tidak merugikan orang lain itu sudah baik. Tapi saya menyarankan untuk kondisi sekarang, ikutilah NU. [dutaislam.com/ab]

Ditulis oleh Panembahan Mlangi, Pecinta NU

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini