Dutaislam.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1439 H. Kamis, 21 September 2017

  • NU Lahir Untuk Indonesia

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Kamis, 17 Maret 2016
    A- A+

    DutaIslam.Com - "Andai tidak ada NU mungkin Indonesia tidak ada". Seperti itulah lebih kurang kata-kata yang diucapkan Menkopolhukam, Jend. TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ketika memberi pengarahan pada silaturrahim dengan ulama pesantren, Rabu (16 Maret 2016), di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

    Luhut yang beragama Kristen Protestan begitu mengagumi NU, terutama dalam perannya memperjuangkan dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Mata Luhut tampak berkaca-kaca ketika mengucap kalimat: "Di sini tempat lahir tokoh sentral Nahdlatul Ulama, K.H. Abd. Wahab Chasbullah, seorang yang memiliki jiwa visioner. Tak terbayangkan oleh kita bagaimana mungkin pada tahun 1924 beliau sudah mampu memotret masa depan bangsa dengan menciptakan lagu Cinta Tanah Air".

    Perlu diketahui, K.H. Abd. Wahab Chasbullah adalah pencipta lagu berbahasa Arab, "Hubbul Wathon", yang kalau diterjemahkan menjadi:

    "Pusaka hati wahai tanah airku. Cintamu dalam imanku. Jangan halangkan nasibmu. Bangkitlah hai bangsaku. Indonesia negeriku. Engkau panji martabatku. Siapa datang mengancammu. Kan binasa di bawah dulimu".

    Luhut juga tampak manggut-manggut ketika mendengar K.H. Abd. Mujib Imron, S.H. M.Hum., yang biasa disapa Gus Mujib, membacakan Pernyataan Ulama Pesantren dalam menyikapi perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Luhut tampak serius ketika Gus Mujib mengatakan bahwa ulama NU sangat paham kewajiban bela negara, "Induk organisasi kami adalah PBNU. "P" artinya Pancasila. "B" Bhinneka Tunggal Ika. "N" Negara Kesatuan Republik Indonesia. "U" Undang-Undang Dasar 1945".

    Keseriusan Luhut mungkin karena selama ini yang ia dengar kepanjangan PBNU hanyalah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Padahal, Gus Mujib punya penafsiran lain. Luhut kemudian memeluk Gus Mujib saat selesai membacakan pernyataan tersebut.


    Semoga NU semakin jaya dan sanggup menjadi tiang penyangga bagi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Amin. [dutaislam.com/ ab]
    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: