Sabtu, 02 Januari 2016

RMI Jateng Lanjutkan Gerakan Ayo Mondok

Pati- DUTAISLAM.COM. Pengurus Wilayah Rabithah Ma'ahid Islamiyyah (PW RMI) mengkampanyekan #PesantrenkuBersihPesantrenkuKeren(PBPK) sebagai agenda lanjutan #AyoMondok. Program ini, menjadi bagian strategis untuk mengkampanyekan pesantren sebagai tempat belajar yang nyaman dan bersih.

Ustadz Abu Choir al-Fadhol,M.Pd mengungkapkan bahwa agenda ini merupakan inisiasi PW RMI NU Jawa Tengah untuk melanjutkan Gerakan #AyoMondok. "Ayo mondok menjadi starting point untuk RMI NU mengkampanyekan pesantren sebagai referensi pendidikan generasi muda. Pesantren memiliki khazanah pengetahuan dan nilai-nilai yang diwariskan dari para kiai, sudah jelas kontribusinya untuk Indonesia," ungkap Abu Choir, pada konsolidasi tim PBPK, Sabtu (2/01/2016) di Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati.

"PBPK ini murni keinginan PW RMI Jawa Tengah untuk terus menguatkan brand pesantren sebagai rujukan pendidikan. Secara sistem, pengelolaan pendidikan, nilai etika dan keberkahaan, pesantren sudah sangat bagus, hanya pengemasan nilai-nilainya yang lebih dimaksimalkan agar diketahui publik," terang Choir.

Ketua PP RMI, KH. Abdul Ghofar Rozien, M.Ed, mengungkapkan bahwa Gerakan #AyoMondok pada tahun 2015 lalu telah berdampak positif bagi pesantren. "Setelah Gerakan #AyoMondok, banyak pesantren yang menginfokan kewalahan menerima santri baru. Ada yang mengalami peningkatan 200-300 %, karena masyarakat menjadi tahu bagaimana cara memondokkan anak, dan bagaimana sistemnya," terang Gus Rozien.

Program PBPK AyoMondok 2016 menjadi salah satu point penting dalam kampanye pesantren sebagai rujukan pendidikan lintas generasi (Aziz).
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini