Minggu, 17 Januari 2016

9 Konsensus Halaqah Ulama Dunia 2016


DutaIslam.Com - “Kalau kita kehilangan emas, kita bisa medapatkan emas di pasar emas. Kalau kita kehilangan kekasih, tahun depan kita bisa bertemu kekasih. Tapi kalau kita kehilangan tanah air, di mana kita bisa mendapatkan tanah air?” -Syair dari Negara Iraq-
9 Konsensus Bela Negara hasil Konferensi Internasional Ulama Thariqah Bela Negara 2016

1. Negara adalah tempat tinggal di mana agama diimplementasikan dalam kehidupan.

2. Bernegara merupakan kebutuhan primer dan tanpanya kemaslahatan tidak terwujud.

3. Bela negara adalah di mana setiap warga merasa memiliki dan cinta terhadap negara sehingga berusaha untuk mempertahankan dan memajukanya.

4. Bela negara merupakan suatu kewajiban seluruh elemen bangsa sebagaimana dijelaskan Al-Quran dan Hadis.

5. Bela negara dimulai dari membentuk kesadaran diri yang bersifat ruhani dengam bimbingan para ulama.

6. Bela negara tidak terbatas melindungi negara dari musuh atau sekedar tugas kemiliteran, melainkan usaha ketahanan dan kemajuan dalam semua aspek kehidupan seperti ekonomi, pendidikan, politik, pertanian, sosial budaya dan teknologi informasi.

7. Bela negara menolak adanya terorisme,radikalisme dan ekstrimisme yang mengataasnamakan agama.

8. Untuk mewujudkan bela negara dibutuhkan empat pilar, yaitu ilmuwan, pemerintahan yang kuat, ekonomi dan media.

9. Menjadi Indonesia sebagai inisiator bela negara yang merupakan perwujudan dari islam rahmatan lil alamin.

Ditandatangani oleh:
1. Habib Muhamnad Lutfi bin Yahya. (Indonesia)
2. Dr. Syekh Muhammad Adnan al-Afiyuni.(Suriah)
3. Dr. Syekh Aziz al-Idrisi. (Maroko)
4. Prof. Dr. Syekh Muhammad Fadhil al-Jailani. (Turki)
5. Habib Zaid bin Abdurrahman bin Yahya. (Yaman)
6. Dr. Syaikh Aziz Abidin. (USA)
7. Syekh 'Aun Mu'in al-Quddumi. (Yordania)

Ditetapkan di Pekalongan, 16 Januari 2016
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini